KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Tugas dan Tanggung Jawab Para Stakeholder Kesehatan Haji Harus Jelas

 Jum'at, 16 September 2022
 Puskeshaji

Puskeshaji – Bogor, Penyelenggaraan kesehatan haji di Indonesia melibatkan banyak pihak sebagai stakeholder yang bersinggungan langsung dengan jemaah haji. Oleh karena itu tugas dan tanggungjawab para stakeholder kesehatan haji harus jelas. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, Ak, MM, saat memberikan arahan pada pertemuan Penyusunan Draft Awal Permenkes Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Bogor, 16 September 2022.

“Tugas dan tanggungjawab masing-masing stakeholder harus jelas baik disampaikan secara eksplisit maupun implisit, jangan ngambang agar tidak terjadi overlapping standar operasional dan tanggung jawab antar instansi yang terkait.” ujarnya.

Hal tersebut perlu disampaikan dalam peraturan penyelenggaran kesehatan haji kedepan, dan teridentifikasi secara jelas wewenang dan tanggung jawab stakeholder yang berkepentingan. Agar jika ada permasalahan ataupun komplain dari jemaah, maka jelas instansi mana yang harus bertanggungjawab dan dihindarkan untuk saling menyalahkan.

Dengan adanya pertemuan ini diharapkan bisa teridentifikasi dengan baik peraturan yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan kesehatan haji dan nanti turunannya berupa juknis pelaksanaan guan memudahkan koordinasi berbagai pihak dalam menyiapkan kesehatan jemaah haji sejak sebelum berangkat maupun ketika jemaah melaksanakan prosesi ibadah haji di Arab Saudi.

“Harapan saya dengan adanya peraturan ini, para pihak yang berkepentingan mudah memahaminya, teridentifikasi secara jelas batasan tanggungjawabnya, dan mudah ditelusuri sehingga koordinasinya jauh lebih mudah dan tidak saling menyalahkan,” ungkap Liliek menutup arahannya. HBO.

Share Berita ini :

   