KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Sosialisasi Kesehatan Haji di Aula Kantor Walikota Pariaman

 Jum'at, 16 September 2022
 Puskeshaji

Puskeshaji - Pariman (15/9), Untuk meningkatkan pengetahuan calon jemaah haji apa yang harus disiapkan saat menjalankan ibadah haji, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Komisi IX-DPR RI mengadakan kegiatan sosialisasi kesehatan haji di aula kantor walikota Pariaman, Sumatera Barat pada tanggal 15 September 2022. Komisi IX DPR RI diwakili oleh Ade Rizki Pratama, SE, MM, sedangkan Kepala Pusat Kesehatan Haji di wakili oleh Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan dr. Mohammad Imran, MKM,. Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Pariaman, Drs. Genius Umar, MM, ketua DPRD kota Pariaman Nora Fitri, SE serta kepala bidang pelayanan kesehatan Dinkes Provinsi Sumatera Barat dr. Fiona, MKM.

Dalam acara tersebut dr. Mohammad Imran memberikan sambutan, mewakili Kepala Pusat Kesehatan Haji. "Berhaji merupakan kewajiban umat islam yang mampu menjalankan perjalanan ke Baitullah sebagaimana yang yang ada dalam kitab suci Al-Quran ayat 97. Pengertian "mampu" dalam ayat tersebut tidak hanya dalam hal finansial tapi juga dari aspek kesehatan, karena ibadah haji merupakan ibadah fisik. Tawaf, sai, wukuf di Arofah dan melontar jumrah semuanya merupakan aktifitas fisik dengan berjalan kaki. Saat melontar jumrah, jemaah haji harus berjalan kaki lebih-kurang 6 km. Oleh karena itu, calon jemah haji harus mempersiapkan diri dengan melakukan latihan fisik dengan berjalan kaki selama 30 menit sehari yang disesuaikan dengan kemampuan fisik calon jemaah haji. Karena dengan melakukan latihan fisik dapat meningkatkan kapasitas paru dan jantung," imbuh Imran.

Imran menambahkan, meskipun calon jemaah haji memiliki penyakit kronis seperti hipertensi dan kencing manis, namun tetap bisa menjalankan ibadah haji apabila jemaah calon haji melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta membawa obat dan minum obat secara teratur saat melakukan Ibadah haji di Arab Saudi.

Imran berharap untuk pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2023 M/ 1444 H pemerintah Arab Saudi memberikan kouta penuh jemaah haji Indonesia, sebanyak 221.000 orang dan memprioritaskan jemaah haji  yang tertunda di tahun 2022 M/1443 H. Dalam kesempatan ini juga Imran menginformasikan bahwa dalam  pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2022 di saat pandemi Pemerintah Arab Saudi memberikan kouta haji kepada Indonesia sebanyak 100.052 orang atau 45% dari total kouta jemaah haji Indonesia.

Pada akhir sambutannya Imran menghimbau agar jemaah calon haji  2023 M/1444 H menjaga  kesehatannya sebaik mungkin sehingga  bisa menunaikan ibadah haji tahun 2023 M/1444 H. (Elvy) (Editor: HBO)

Share Berita ini :

   