KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Cara Memakai Inhaler Bagi Jamaah Haji

 Rabu, 22 Juni 2022
 Puskes Haji

MADINAH -- Bincar Harahap 64 tahun jemaah haji asal embarkasi MES 06 diberikan edukasi menggunakan inhaler oleh dokter spesialis paru di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Rita Kesuma, Selasa (21/6). Edukasi ini penting agar jamaah yang menderita penyakit jantung mengetahui cara menggunakan inhaler yang baik dan benar.

"Jika jamaah mengetahui cara penggunaan inhaler ini, diharapkan penyakit paru akibat rokok dapat terkontrol dan manfaatnya keluhan batuk-batuk dan sesak yang dirasakan jamaah akan hilang,"  kata Rita seperti dilaporkan Republika, saat mengajari jamaah haji menggunakan inhaler yang dirawat di KKHI, Madinah, Selasa (21/6).

Rita mengatakan selain menggunakan inhaler, jamaah juga harus disiplin dan peduli dengan kesehatan diri dan lingkungannya. Untuk itu hindari segala aktivitas yang membuat jamaah kelelahan. 

"Sebaiknya jamaah dengan kasus seperti ini menghindari faktor pencetus lain seperti debu, asap,  perubahan suhu, dan infeksi," katanya.

Rita menuturkan, jika ada jamaah terinfeksi virus seperti influenza, maka harus segera diobati agar tak terjadi kekambuhan. Untuk itu inhaler nya harus selalu dibawa kemanapun pergi. 

"Dihimbau agar jamaah yang memiliki inhaler membawa selalu inhalernya di dalam kantong baju atau tas kemanapun jamaah pergi," katanya.

Anjurkan ini perlu diperhatikan oleh setiap jamaah yang memiliki penyakit asma, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) untuk selalu memakai inhaler kapan pun dibutuhkan. PPOK ini akibat partikel debu, asap yang beracun. 

"Saat jamaah membutuhkannya, jangan sampai jamaah sesak berat baru menggunakan inhaler," katanya.

Seperti diketahui pasien ini sudah mendapatan perawatan selama tiga hari di KKHI Madinah. Pasien ini masuk KKHI karena mengeluh sesak napas akibat penyakit jantung dan disertai batuk berdahak yang sulit keluar. 

Selama perawatan jamaah mendapat obat-obatan di antaranya inhalasi obat pelega napas yang membuat batuk berdahak dan sesaknya berkurang. Setalah beberapa hari menerima perawatan jamaah dipersiapkan untuk dipulangkan ke kloter dengan dibekali obat-obatan salah satunya inhaler.

"Untuk itu sebelum dipulang jamaah kita ajarkan bagaimana cara menggunakan inhaler," katanya. Ali Yusuf-Republika.

 

Share Berita ini :

   