KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Pertemuan Koordinasi Tim Promosi Kesehatan Dengan Perangkat Kloter, Karom Dan Karu

 Kamis, 16 Juni 2022
 Puskeshaji

Madinah, Arab Saudi - Senin 13 Juni 2022 telah berlangsung pertemuan Koordinasi lintas sektor antara Tim Promosi Kesehatan (Tim Promkes) PPIH Arab Saudi bidang Kesehatan dan PPIH Kementerian Agama. Acara yang berlangsung di Hotel Amjad Al Garra dihadiri oleh Kepala Sektor 2 Bapak HM Affan Rangkuti, Kordinator Tim Promkes dr. Edi Supriyatna, MKK, Sektretaris Sektor 2 Bapak Kardi, dan pembimbing ibadah Bapak Muhammad Muhson dan perangkat kloter, karom dan karu sebanyak 50 orang serta Tim Promosi Kesehatan PPIH Arab Saudi (dr. Ade Irma Rosiani, MKM, dr. Ira, dan Albar).

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC yang berasal dari Tim Promkes dr. Ade Irma Rosiani, MKM dan diikuti dengan sambutan oleh Kepala Sektor 2 Bapak HM Affan Rangkuti, dalam sambutannya Bpk Affan menyampaikan, “Belajar dari unta, dimana dihimbau kepada jemaah haji agar selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), unta dengan bulu mata yang lentik, hidung dengan katup analogi dengan pakai masker, pakai sepatu, dimana kaki unta ada lapisan tebal seperti sepatu, sehingga dari unta ini kita dapat belajar tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sebuah edukasi yang diberikan Allah SWT kepada hambanya dalam QS Al-Qhasiyah 17, dimana APD itu sangat perlu dipakai oleh semua jemaah haji Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan arahan Koordinator Tim Promkes dr.Edi Supriyatna, MKK, Filosofi unta digunakan untuk APD pada jemaah haji, dan filosofi terbalik kebiasaan masyarakat Solomon untuk meneriakkan, agar pohon itu roboh, sehingga filosilofi antagonis tersebut digunakan kepada Jemaah Haji, agar selain Tim Promkes dihimbau juga kepada duta promkes seperti petugas perangkat kloter, karom dan karu untuk tidak lelah mengingatkan kepada jemaah haji agar menggunakan APD, pakai masker, selalu minum jangan tunggu haus adar tidak dehidrasi, karena Unta pandai menyimpan air, kaki unta yang pakai sepatu supaya tidak terjadi kaki melepuh.

Suhu panas di Arab Saudi, kelembaban yang rendah, dimana keringat kita mudah kering, sehingga mudah terjadi dehidrasi pada jemaah haji. Tanpa disadari di dalam tubuh bukan hanya terjadi water loss, tapi juga terjadi mineral loss. Sehingga perlu ditambahkan cairan elektrolit kepada minuman jemaah haji. Sesuaikan kondisi tubuh dengan aktifitas ibadah selama berada di Arab Saudi.

Mohon bantuan ketua kloter dan pembimbing ibadah serta karu dan karom, karena saat ini Tim Kesehatan Haji (TKH) dibekali dengan lembar kesepakatan amanah membawa haji sehat. 30 orang Jemaah Haji paling risti dipantau secaara ketat, dan di-update terus menerus dalam setiap etape perjalanan ibadah haji, untuk memudahkan pemantauan diberikan label, dibajunya. Saat dipesawat jangan sekali-kali menempatkan jemaah haji risti di lorong atau dijendela, taruh jemaah haji risti duduk ditengah-tengah.

Beri label untuk menandai jemaah haji risti dihotel tempat jemaah haji risti menginap. Penentuan jemaah haji risti yang ditentukan oleh TKH, bentuk penyesuaian aktifitas fisik tergantung kondisi kesehatannya. Diharapkan semua jemaah haji sehat selama di Arab Saudi sampai kembali ke Indonesia.

Penulis Artikel dr. Ade Irma Rosiani, MKM (Tim Promkes, PPIH Arab Saudi 2022)
Editor Tebe Margono

 

Share Berita ini :

   