KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Ulang Tahap II dan Vaksinasi bagi Jemaah Haji Tahun 2022

 Selasa, 05 April 2022
 Puskeshaji

Puskeshaji, Bekasi – Pusat Kesehatan Haji melaksanakan Pertemuan Evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Ulang Tahap II dan Vaksinasi Meningitis Meningokokus bagi Jemaah Haji Tahun 2022 pada hari Selasa, 5 April 2022. Pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan mengenai pemeriksaan kesehatan, pembinaan kesehatan dan dan pemberian vaksinasi bagi Jemaah Haji Tahun 2022. Pertemuan ini berlangsung secara hybrid (offline dan online) turut mengundang Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, dan pengelola program kesehatan haji 34 provinsi di Indonesia.

Acara dibuka oleh pejabat fungsional Adminkes Ahli Muda Pusat Kesehatan Haji Iwan Kurniawan, SE dilanjutkan paparan Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Ulang Tahap II yang disampaikan oleh dr. Karmijono Pontjo Widiyanto, MPH. Acara dilanjutkan dengan paparan Skenario Keberangkatan Jemaah Haji yang Berhak Lunas pada tahun 2022, yang disampaikan oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, H. Saiful Mujab, MA.

Dalam paparannya Saiful menyampaikan, update terkait Penyelenggaraan Haji Tahun 2022, antara lain:
1. Skenario pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 2022, Pemerintah Indonesia masih menunggu keputusan resmi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait kuota Jemaah haji tahun 2022, masih ada kemungkin Kuota Full atau pengurangan kuota sesuai ketentuan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Apabila ada pengurangan kuota Jemaah haji Indonesia, maka akan ada pengurangan petugas yang menyertai Jemaah haji di kloter.
2. Asrama Haji sejak 1 April 2022 segera dikosongkan, karena ada di beberapa embarkasi asrama haji yang bekerjasama dengan pemerintah daerah sebagai tempat isolasi pasien COVID-19, agar segera dibersihkan guna persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2022.
3. Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) terkait kebijakan menyangkut karantina, pemeriksaan PCR, dsb. Mungkin akan kembali ke kebijakan asal, sehingga kenaikan-kenaikan Bipih akan disesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dari seluruh peserta pertemuan dengan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama.

Penulis : dr. Ade Irma Rosiani, MKM
Editor : TeBe Margono

Share Berita ini :

   