KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Tiga Prinsip Utama Yang Wajib Dipenuhi Dalam Penyelenggaraan Haji Provinsi Jawa Timur

 Selasa, 08 Maret 2022
 Puskeshaji

Puskeshaji, Surabaya - Pelayanan Haji merupakan tugas nasional yang dilaksanakan secara integrasi antar kementerian. Kementerian Kesehatan sebagai penanggung jawab dalam pelayanan kesehatan kepada Jemaah Haji Indonesia, sejak sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, dalam perjalanan, saat di Arab Saudi dan 14 hari setelah kembali di Tanah Air.

Walaupun sampai saat ini belum ada penetapan kuota haji untuk Jemaah Haji Indonesia, semua persiapan sudah dilakukan tidak terkecuali persiapan sanitasi kesehatan lingkungan asrama haji dalam menyambut musim haji tahun 1443 H/2022 M.

Bertempat di Asrama Haji Sukolilo Surabaya Jawa Timur pada tanggal 8 Maret 2022 telah dilakukan pemeriksaan pendahuluan untuk kesiapan asrama haji, khususnya kesiapan dalam hal kelayakan kesehatan baik dari sanitasi lingkungan, ventilasi, pencahayaan dan kelayakan air bersihnya.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain tim Pusat Kesehatan Haji, Kasubdit Asrama Haji Kementerian Agama, tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, BBTKL Surabaya, Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Tim Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur beserta tim, dan Kepala UPT Asrama Haji Surabaya.

Dalam sambutannya Koordinator Substansi Pengendalian Risiko Lingkungan KKP Surabaya (Achmad Faridy Faqih, ST, M.Kes) mengatakan apabila sudah ditetapkan kuota haji bagi jemaah haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M di Embarkasi Surabaya. Berapapun kuota yang akan didapat Provinsi Jawa Timur, wajib melaksanakan 3 prinsip utama dalam kesehatan yaitu: protokol kesehatan yang ketat, sanitasi lingkungan sesuai standar dan sistem karantina di asrama haji baik pada masa embarkasi maupun debarkasi sesuai peraturan yang berlaku.

Selain hal tersebut di atas masih diperlukan media edukasi yang harus dipasang atau disosialisasi kepada jemaah haji baik melalui tulisan maupun siaran dari pengeras suara di asrama haji lanjut Farid.

Kasubdit Asrama Haji dari Kemenag, Mochtar, menyampaikan bahwa persiapan perlu dilakukan dengan setting kuota jemaah haji 100%. Oleh karena itu hari ini diawali dengan langkah strategis dan sangat positif bagi Provinsi Jawa Timur yang sudah konsisten dan mempunyai komitmen untuk persiapan musim haji tahun ini dengan melaksanakan pemeriksaan sanitasi lingkungan di Asrama Haji Sukolilo Jawa Timur. Mulai saat ini kita harus lebih serius untuk persiapan musim haji tahun ini karena dengan kelonggaran yang ditetapkan di Arab Saudi bagi jemaah umrah, kita berharap hal ini berlanjut juga untuk pemberian kuota bagi jemaah haji Indonesia tambah Mochtar.

Penulis : Siti Kunjanaeni
Editor : TeBe Margono

 

Share Berita ini :

   