KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kapuskeshaji : Jemaah Haji Agar Sesuaikan Ibadahnya Dengan Kemampuan Aktivitas Fisiknya

 Jum'at, 11 Maret 2022
 Puskeshaji

Puskeshaji, Lombok Barat - Jemaah haji agar sesuaikan ibadahnya dengan kemampuan aktivitas fisiknya. Hal ini ditekankan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS dalam kegiatan Pertemuan Kemitraan Haji bersama Asosiasi dan Praktisi Haji di Senggigi Lombok Barat Nusa Tenggara Barat.

"Jemaah haji yang sangat berisiko kita edukasi agar sesuaikan ibadahnya dengan kemampuan aktivitas fisiknya ", kata Budi (10/03).

Budi mengatakan bahwa tingginya semangat jemaah haji kita dalam beribadah harus kita antisipasi agar bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali ke Indonesia menjadi haji mabrur. Jemaah yang resiko tinggi agar kita sesuaikan aktifitas fisiknya.

"Bila aktifitas fisiknya tidak kita rem, maka secara teori kedokteran akan mengalami fase fatigue atau kelelahan dan bisa menyebabkan jemaah kita meninggal dunia", tutur Budi.

Budi menambahkan bahkan banyak juga jemaah haji kita yang belum menjalankan rukun hajinya tetapi sudah meninggal. “Kita tidak melarang ibadah, tetapi kita sesuaikan ibadahnya dengan kemampuan fisiknya,” tambah Budi.

"Kami mengajak mari kita edukasi masyarakat agar melakukan aktivitas hajinya sesuai dengan kemampuan fisiknya. Pemeriksaan dan pembinaan kesehatan yang dilakukan di Lombok bisa menjadi model pembinaan yg baik dan bisa diterapkan di daerah lain. Pola pembinaan yang baik mulai dari tanah air hingga pulang kembali ke Indonesia" tutur Budi.

Perlu diketahui bahwa 34% jemaah haji adalah lansia, 68,01% dengan Risti Kesehatan, dan pada tahun 2019, 453 orang wafat.

Pertemuan Kemitraan dengan Asosiasi dan praktisi haji ini diselenggarakan selama 3 hari, 10-12 Maret 2022 dihadiri Dinkes Provinsi NTB, Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Kantor Kesehatan pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram, Bapelkes Mataram, Seluruh pengelola haji Dinkes Kab/Kota di Provinsi NTB, Perwakilan Kepala Puskesmas wilayah Kab/Kota di Provinsi NTB, dan perwakilan KBIHU wilayah Kab/Kota Provinsi NTB.

Penulis : dr. Enny N, MKM
Editor : TeBe Margono

 

Share Berita ini :

   