KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Wakil Menteri Haji Saudi: Tak Ada Batasan Jumlah Jemaah Pada Musim Umrah Tahun Ini

 Rabu, 04 Agustus 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta — Wakil Menteri Haji, Dr. Abdul Fattah Mashat mengungkapkan, pada musim umrah yang akan dimulai di awal tahun baru Hijriah mendatang tidak ada batasan khusus jumlah jemaah, selama tidak bertentangan dengan persyaratan otoritas yang berwenang serta kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur kehati-hatian. Hal itu dikatakannya saat berpidato didepan rapat Komite Nasional Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang diadakan di kantor kementerian Haji Arab Saudi pada hari Senin (2/8).

Mashat menyatakan bahwa dia telah menginstruksikan otoritas terkait untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada perusahaan berlisensi dan sedang menunggu tanggapan. “Juga pekerjaan sedang dilakukan untuk mengecualikan perusahaan–perusahaan yang menyediakan layanan umrah, dari memperluas layanannya menyusul pengenaan denda atas mereka karena berbagai pelanggaran,” katanya, sebagaimana dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (4/8).

Wakil menteri tersebut menyetujui permintaan Komite untuk mengaktifkan persyaratan zakat, pendapatan dan asuransi sosial bagi pemegang izin yang belum melengkapi persyaratan aktivasi terkait dengan sertifikat zakat, pendapatan dan asuransi sosial.

Pada pertemuan tersebut, Mashat setuju untuk mempelajari pro dan kontra yang terjadi, kemudian mengambil tindakan yang diperlukan dalam hal ini. Dia juga menyetujui kategori hotel yang dilisensikan di portal "Maqam", asalkan memenuhi semua persyaratan yang telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi. Karena kurangnya peraturan khusus, ia menolak permintaan komite untuk menyelenggarakan layanan umrah domestik, dan menyarankan agar kesepakatan dengan hotel berlisensi mengenai layanan tersebut dapat dicapai.

Komite Haji Nasional mengajukan beberapa tuntutan, yang paling penting di antaranya adalah membebaskan mereka dari denda yang dikenakan oleh Departemen Ekspatriat, dan harus ada satu kantor utama untuk pemegang lisensi dengan kantor koordinasi yang berafiliasi dengannya di Makkah dan Madinah.

Usulan tersebut disetujui oleh Wakil Menteri, dengan memprioritaskan tugas perbaikan dan ada perwakilan dari Komite Nasional di Enaya Center Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. (HBO).

 

Sumber : Saudi Gazette

 

Share Berita ini :

   