KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kapuskeshaji : Draft Pedoman Manasik Kesehatan Haji Mungkin Masih Banyak yang Kurang, Mohon Dikoreksi

 Senin, 23 Agustus 2021
 Puskeshaji

Puskes Haji, Jakarta - Draft Pedoman Manasik Kesehatan Haji mungkin masih banyak yang kurang, mohon dikoreksi. Mohon masukan, agar ada bagian mana yg perlu direvisi dan menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS dalam pertemuan Ujicoba Draft Pedoman Manasik Kesehatan Haji.

"Kita tahu bahwa sesuatu itu bagus, kalau sudah kita coba. Kita tahu pedoman itu bagus kalau kita sudah bisa mencoba atau menjalankannya," kata Budi pada acara yang digelar Pusat Kesehatan Haji di Kota Bekasi, Senin-Rabu (23-25 Agustus 2021).

Pertemuan Ujicoba Draft Pedoman Manasik Kesehatan Haji ini dihadiri pengelola program kesehatan haji Dinkes Prov DKI Jakarta beserta 2 orang Sudinkes DKI Jakarta, Dinkes Provinsi Jawa Barat beserta dinkes kab Bekasi, kota Bekasi, kota Depok dan internal pegawai Pusat Kesehatan Haji.

Dalam diskusi yang berkembang, Budi menanyakan apakah dengan kondisi tingginya akan kematian jemaah haji dan di masa pandemi, apakah Istithaah kesehatan perlu direvisikah? Kematian jemaah haji kebanyakan bisa diprediksi dan dicegah. Penyelenggaraan haji tahun 2020 dan 2021 diselenggarakan secara ketat di mana usia dibatasi dan tidak ada jemaah dengan komorbid. Aturan yang kita buat bertujuan untuk menyelamatkan warga negara kita dan negara lain yang ada di Saudi Arabia.

Perlu diketahui bahwa saat ini Pusat Kesehatan Haji sedang menyusun Pedoman Manasik Kesehatan Haji, dan saat ini sedang dalam tahap ujicoba. Manasik Kesehatan Haji akan dilaksanakan secara Terstruktur, Sistematis dan Masif. Pedoman Manasik Kesehatan Haji ini mereformulasi manajemen kesehatan haji yang sudah ada. Diharapkan adanya perbaikan dan kemajuan kesehatan haji di masa mendatang. (ENN)

Share Berita ini :

   