KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Puskes Haji Gandeng Ropeg Kemenkes Terapkan Layanan Digital Kepegawaian

 Rabu, 18 Agustus 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Bekasi — Dalam UU No. 5 Thn 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan bahwa ASN merupakan profesi yang memiliki kewajiban mengelola dan mengembangkan dirinya. Setiap ASN wajib mempertanggungjawabkan kinerjanya dengan menerapkan prinsip merit dalam pelaksanaan manajemen ASN. UU tersebut juga mengamanatkan agar penilaian kinerja dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.

Sehubungan dengan penilaian kinerja tersebut, Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan (Ropeg Kemenkes) membuat aplikasi Sistem Pengukuran Kinerja Pegawai (SIPEKA). Aplikasi ini khusus untuk mengukur/ mengevaluasi kinerja harian setiap individu pegawai, sehingga penilaian kinerja pegawai dapat menjadi lebih obyektif dan terukur. Penilaian kinerja tersebut dapat menjadi salah satu acuan bagi manajemen masing-masing satuan kerja untuk mengevaluasi kinerja unit dan kinerja organisasi.

Taufik wal Hidayah, Pranata Komputer Mahir Biro Kepegawaian Kemenkes mengatakan: “Saat ini Sekertaris Jenderal Kemenkes sangat aware melihat aplikasi SIPEKA, karena sebagai pendukung sistem merit dari kemenkes dan seluruh ASN di Kemenkes dapat menggunakan aplikasi ini.”

Dia menambahkan, dengan menggunakan SIPEKA maka seluruh pegawai dapat mencatat pekerjaannya masing-masing setiap hari. “Setelah pegawai mengisi pekerjaan hariannya, maka atasan pegawai tersebut dapat langsung menilainya, dan akan terhubung dengan aplikasi sistem penilaian pegawai sehingga pekerjaan tersebut akan tercatat di SKP masing-masing pegawai,” ujarnya.

Dalam rangka melaksanakan amanat UU tentang ASN dan mendukung kebijakan Sesjen Kemenkes tersebut, Pusat Kesehatan Haji mengadakan sosialisasi dan praktik langsung penggunaan aplikasi SIPEKA dan MySAPK di Bekasi, Rabu (18/8). Pertemuan yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini, dihadiri oleh pegawai Puskes Haji, baik ASN maupun non-ASN.

Plt. Kepala Subbagian Administrasi Umum, Ruswandi MAP mengatakan: “Di era digital sekarang ini, semua berkas dan layanan kepegawaian ditransformasi kedalam bentuk digital. Saat ini Puskes Haji sudah menggunakan sistem kepegawaian yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), seperti aplikasi MySAPK, jadi semuanya serba paperless.”

Dengan menggunakan aplikasi MySAPK ini, seluruh pegawai ASN maupun non-ASN dapat mengakses dan memutakhirkan data kepegawaian secara mandiri. Data kepegawaian tersebut meliputi Data Profil PNS, KPE Virtual, Notifikasi Layanan Kenaikan Pangkat dan Pensiun, E-Lapkin, Data KTP, BPJS Kesehatan, Taspen dan lainnya.

Ruswandi berharap penggunaan aplikasi SIPEKA dan MySAPK ini dapat membantu pegawai dalam melaksanakan butir-butir kegiatan sesuai dengan kontrak kerja (SKP) yang telah dibuat diawal tahun. “Dengan menggunakan aplikasi MySAPK dan SIPEKA ini, diharapkan seluruh pegawai Puskes Haji dapat mengupdate data kepegawaiannya masing-masing secara mandiri dan bisa bekerja lebih profesional lagi.” pungkasnya. (HBO)

 

Share Berita ini :

   