KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Saudi Tugaskan Tenaga Kesehatan Untuk Setiap 20 Jemaah

 Jum'at, 09 Juli 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi akan menugaskan tenaga kesehatan bagi setiap 20 orang yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Dikarenakan masih dalam masa pendemi Covid-19, Arab Saudi melakukan upaya penyelenggarakan ibadah haji tahun ini dengan adanya pembatasan. Sebagaimana yang sudah diinfokan sebelumnya, Arab Saudi telah menyatakan bahwa sehubungan masih merebaknya virus Covid-19 dan variannya membatasi pelaksanaan haji menjadi 60 ribu jemaah haji bagi warga Arab Saudi maupun warga negara asing yang berdomisili di Arab Saudi.

Mengutip dari Gulf News Jumat (9 Juli 2021), Jubir Kementerian Haji & Umrah Hesham Said menyampaikan bahwa untuk setiap 20 jemaah yang melakukan ibadah haji, akan disiapkan petugas kesehatan untuk memberikan bimbingan dan memastikan terlaksananya tindakan pencegahan penularan virus selama pergerakan jemaah.

Dia juga menyampaikan kepada Televisi Nasional Saudi Al Ekhbariya bahwa 25 jalur telah dialokasikan di halaman Masjidil Haram Makkah untuk prosesi thawaf mengelilingi ka’bah selama musim haji berlangsung.

“Demikian juga telah disiapkan dan diatur pintu yang akan digunakan oleh jemaah untuk keluar – masuk pintu gerbang Masjidil Haram,” imbuh Said.

Jemaah haji yang memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini harus telah divaksin Covid-19, tidak memiliki penyakit kronis, dan berusia antara 18 – 65 tahun. Selain itu, calon haji yang lulus seleksi harus menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

Mereka dapat pergi ke pusat vaksinasi terdekat tanpa harus membuat janji terlebih dahulu, dengan syarat sudah lebih dari 48 jam setelah mendapatkan persetujuan melaksanakan ibadah haji. Penyelenggaraan Ibadah haji tahun lalu pun diikuti oleh warga Arab Saudi serta warga negara asing yang tinggal di Arab Saudi dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. (HBO).

 

 

Sumber : Gulf News

 

Share Berita ini :

   