KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Arab Saudi Siap Menerima Jemaah Haji 2021

 Kamis, 08 Juli 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi telah mengkonfirmasi bahwa mereka siap menyelenggarakan haji tahun 2021, meskipun ada persyaratan yang ketat.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi – Abdul Fattah Mashat mengatakan, dalam beberapa hari kedepan persiapan tempat-tempat suci Kerajaan akan dipercepat. Semua departemen terkait juga akan memenuhi persyaratan penerimaan jemaah tepat waktu.

“Kementerian Haji & Umrah telah lama bekerja sama dengan lebih dari 30 organisasi di berbagai sektor swasta, pemerintah dan keamanan untuk mengembangkan rencana strategi dan operasional terkait penyelenggaraan haji.” katanya, dikutip dari Arab News.

Abdul Fattah mengatakan bahwa tempat tinggal bagi jemaah haji di Tanah Suci sudah siap, dan titik-titik berkumpul di sekitar Mekah juga sudah siap. Demikian yang diungkapkannya dalam wawancara yang disiarkan Radio Riyadh.

Dia menegaskan bahwa telah disiapkan strategi terpadu agar musim haji tahun ini aman dan kondusif. Tenda jemaah di Arafah, area tempat singgah jemaah haji di Muzdalifah, serta fasilitas di daerah Mina telah diperiksa.

Dia memberitahukan bahwa pemerintah Arab Saudi sudah membentuk jaringan transportasi yang komprehensif guna menghubungkan semua stasiun yang relevan pada semua wilayah.

"Pemerintah dan seluruh stakeholder saat ini sedang melakukan finalisasi strategi terkait transportasi menggunakan otoritas keamanan yang ketat, dilengkapi dengan penyuluhan yang menargetkan jemaah melalui smartphone maupun platform media sosial," imbuhnya.

Kementerian telah merumuskan rencana strategis dan operasional terkait kegiatan haji sejak lama, dan telah bekerja sama dengan lebih dari 30 organisasi. Dr. Abdul Fattah mengatakan, diantara persyaratan bagi jemaah haji musim ini adalah belum pernah menunaikan ibadah haji di Baitullah.

Dia berkata: "Jemaah akan diklasifikasikan dengan mekanisme tertentu, misalnya persiapan fisik jemaah serta mempertimbangkan apakah mereka telah menunaikan ibadah haji atau belum."

Data jemaah tersebut disortir berdasarkan kelompok usia, kemudian diprioritaskan orang dengan usia diatas 50 tahun, berasal dari semua negara yang tinggal di Kerajaan Arab Saudi," imbuhnya.

Jamaah haji didistribusikan pada 190 perusahaan yang menyediakan tiga paket. Abdul Fattah menyampaikan para jemaah haji yang telah diseleksi akan mulai berdatangan pada tanggal 17-18 Juli, dan bus dengan kapasitas 50 orang tahun ini hanya akan menampung 20 jemaah haji.

Dia mengungkapkan kartu pintar jemaah akan sangat berguna selama musim haji, memberikan informasi penting bagi mereka dan penyedia layanan. (HBO).

 

 

Sumber : Arab News

 

Share Berita ini :

   