KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Pemerintah Indonesia Bahas Penyelenggaraan Umrah Dengan Dubes Saudi

 Jum'at, 30 Juli 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta – Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Agama, berkunjung ke kantor Kedutaan Arab Saudi di Jakarta. Kunjungan mereka diterima oleh Esham Altsaqafi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia. Pertemuan tersebut ditujukan untuk membahas penyelenggaraan umrah tahun ini, yang rencananya akan dibuka oleh pemerintah Arab Saudi bagi jemaah internasional pada awal tahun baru Islam, 1 Muharram 1443H.

Dalam lawatan tersebut, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi meminta Dubes untuk memberikan penjelasan atas pemberitahuan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait rencana pelaksanaan umrah pada 10 Agustus 2021.

Dilansir di Kemenag, Jum’at (30/7), Khoirizi mengatakan: "Kami meminta kepada Dubes untuk menjelaskan detail teknis pelaksanaan umrah selama pandemi."

Kepada Dubes, Khoirizi juga menyatakan jika umrah mulai dibuka pada 1443H, agar jemaah dari Indonesia mendapat kesempatan menunaikan ibadah tersebut ke Tanah Suci. Jumlah jemaah Indonesia yang tertunda untuk menunaikan ibadah umrah sudah sangat banyak, dan menunggu hampir dua tahun.

Khoirizi menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, Dubes Arab Saudi mengkonfirmasi adanya pemberitahuan dari Kementerian Haji dan Umrah tentang akan dibukanya kembali penyelenggaraan umrah. Namun detail dari pemberitahuan tersebut, termasuk yang terkait dengan Indonesia, masih dikoordinasikan.

Dia juga mengatakan bahwa Dubes menyampaikan pihaknya telah berkomunikasi dengan Wakil Menlu Arab Saudi. Pesannya, akan ada rincian ketentuan pelaksanaan umrah 1443H, termasuk regulasi mengenai jemaah umrah Indonesia. Selain itu, Dubes juga menjelaskan bahwa aturan yang berlaku untuk kunjungan ke Arab Saudi selama pandemi ini bersifat umum dan pelaksanaan umrah akan diatur secara terpisah.

Sedangkan mengenai vaksin sinovac, Khoirizi menuturkan bahwa menurut Dubes yang terpenting adalah vaksin tersebut sudah disetujui oleh WHO. Dubes juga menyampaikan bahwa pihaknya memahami psikologi umat Islam, khususnya umat Islam Indonesia, dan keinginan mereka untuk mengunjungi Tanah Haram dan ziarah ke makam Nabi Muhammad pun sangat tinggi. Harapannya adalah wabah ini bisa segera diatasi sehingga kondisi dapat kembali normal. (HBO).

 

Sumber : Kemenag

 

Share Berita ini :

   