KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Bulan Sabit Merah Saudi Siaga 24 Jam Perhari Selama Musim Haji

 Rabu, 14 Juli 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Ruang operasi pusat haji di Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi atau Saudi Red Crescent Authority (SRCA) wilayah Makkah merupakan layanan darurat pertama yang diluncurkan oleh otoritas Arab Saudi, yang terdiri dari tim darat dan udara untuk melayani para jemaah haji. Pihak berwenang menugaskan 106 orang yang terdiri dari petugas lapangan, operator pengaduan, dan dokter yang kompeten.

“Sebelas orang koordinator ditugaskan pada otoritas terkait, yakni Civil Defence, Public Security dan Unified 911. Mereka memiliki misi untuk memfasilitasi paramedis dan departemen lainnya, dalam rangka mempercepat akses ke korban luka, serta memfasilitasi prosedur penyeberangan untuk menghemat waktu dan energi saat membawa korban luka ke fasilitas kesehatan terdekat.” kata Abdulaziz Al-Marwan, Direktur Ruang Operasi Bulan Sabit Merah Makkah Al-Mukarramah, dikutip di Alarabiya, rabu (14/7).

Al-Marwan juga menegaskan bahwa pihak berwenang telah mengembangkan teknologi di ruang operasi untuk mencapai tingkat kecepatan respons tertinggi, serta menekankan bahwa tim tersebut bekerja 24 jam sehari dalam tiga shift.

Tahapan komunikasi

Selain itu, Al-Marwan menjelaskan, komunikasi tersebut telah melalui tahapan manajemen seperti pencatatan informasi penelepon dan penentuan lokasi yang tepat, kemudian diteruskan ke tahapan medis yaitu pemeriksaan medis, penentuan jenis kasus, dan riwayat medis.

Dia menambahkan bahwa komunikasi tersebut disampaikan melalui prosedur operasi pusat darurat, mengirim tim terdekat ke lokasi jemaah yang terluka, menghubungi mereka lebih cepat dan mengirimkan ambulans darurat.

Dia juga menegaskan bahwa tim ruang operasi bertanggungjawab untuk menindaklanjuti laporan dan mengkoordinasikan tim ambulans dan jemaah yang terluka. Layanan medis bertugas membimbing tim darurat sampai orang yang terluka tiba di fasilitas kesehatan.

Ruang operasi gabungan

Al-Marwan menambahkan, kombinasi pekerjaan ruang operasi pusat haji dan ambulans udara di ruang bersama akan membantu dengan cepat mencapai korban luka dan tindak lanjut kondisi kesehatannya di pusat medis. Petugas lapangan di Mina, Muzdalifah, Arafat dan Ibukota Suci memiliki kewenangan untuk meminta ambulans udara.

Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi memberikan semua daya dan upaya yang didukung oleh teknologi modern, untuk memberikan kenyamanan jemaah saat melakukan ritual ibadah haji. (HBO).

 

 

Sumber : Al-Arabiya

 

Share Berita ini :

   