KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Puskeshaji Latih Papua Barat Input Cakupan Vaksinasi Covid-19 Jemaah Haji

 Sabtu, 08 Mei 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih terus berlangsung dengan prioritas utama adalah pelayanan publik dan lansia, termasuk jemaah haji di dalamnya.

Sampai dengan hari ini (8 Mei 2021) berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (https://vaksin.kemkes.go.id/) tercatat sebanyak 13.321.503 (33,02%) penduduk Indonesia telah divaksinasi Covid-19 tahap 1.

Sedangkan pada jemaah haji, total jemaah yang telah di vaksinasi sebanyak 116.724 (73,47%).

“Kami yakin Dinas Kesehatan di Daerah telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 Jemaah Haji, namun belum semua data vaksinasi di input ke dalam siskohatkes,” ucap Najmi Komariyah, SKM, MKM selaku moderator dalam acara webinar pertemuan Update Cakupan Data Hasil Vaksinasi COVID-19 Jemaah Haji Provinsi Papua Barat. “Agar cakupan vaksinasi dapat terlihat, maka data hasil vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji yang sudah dilaksanakan haruslah diinput ke dalam sistem yaitu Siskohatkes,” lanjut Najmi.

Kepala Pusat Kesehatan Haji dalam arahannya mengatakan, “Pertemuan online ini dilaksanakan untuk menyampaikan update terkini mengenai vaksinasi Covid-19 dalam persiapan penyelenggaraan haji dan sekaligus melatih cara input data dan menyandingkan data cakupan vaksinasi di aplikasi Pcare dengan data Siskohatkes”.

Pertemuan jarak jauh (online) yang dilaksanakan pada 8 Mei 2021 ini dihadiri oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji, para koordinator dan subkoordinator di lingkungan Pusat Kesehatan Haji, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, para pengelola kesehatan haji di Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota dan Puskesmas di wilayah Papua Barat, Pengelola Kesehatan Haji Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Pengelola Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Kota Tangerang selatan beserta staf Pusat Kesehatan Haji.

Koordinator Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, dr. Halimatussadiah menyampaikan dalam paparanya, “Vaksinasi Covid-19 sangat penting bagi jemaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi, karena merupakan salah satu syarat memasuki negara tersebut”.

Beberapa isu-isu terkait vaksinasi dalam penyelenggaraan kesehatan haji juga dijelaskan oleh dr. Diah dalam paparannya.

Selanjutnya peserta dilatih cara input data hasil vaksinasi ke dalam Siskohatkes dan cara menyandingkannya dengan data pada aplikasi Pcare. Cucu Wayamah, S.Kep, Ners menjelaskan langkah-langkah tersebut satu per satu, hingga peserta mengerti dan dapat mempraktekannya.

Setelah pelatihan selesai, terlihat adanya peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 jemaah haji di Papua Barat. Tercatat sebanyak 109 jemaah sudah di input ke dalam Siskohatkes yang sebelum nya hanya 24 data yang tercatat.

“Kami berharap setelah acara ini cakupan hasil vaksinasi covid19 jemaah haji di Papua Barat terus meningkat dan 100%”, ucap dr. Diah sebelum menutup pertemuan jarak jauh tersebut. (NK)

Share Berita ini :

   