KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Dongkrak Cakupan Hasil Vaksinasi Covid-19, Puskeshaji Buat Vlog Tutorial

 Rabu, 05 Mei 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih rendah, hal ini disampaikan Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual Kementerian Kesehatan beberapa waktu yang lalu Jumat (30/4/2021).

Sejalan dengan hal tersebut, Cakupan vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji reguler (3/5/2021) tercatat sebanyak 109.263 (68,77%). Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc menyampaikan, “Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji di seluruh Indonesia masih berlangsung, dengan berpedoman pada skema nasional yang sudah dicanangkan pemerintah, yaitu pada saat ini pelayanan publik dan lansia sebagai prioritas pelaksanaan vaksinasi.”

“Jemaah haji yang merupakan bagian dari pelayan publik dan lansia sebenarnya sudah banyak divaksinasi, namun belum di input kedalam sistem (Siskohatkes), karena itu terlihat cakupannya kurang maksimal,” lanjut Eka.

Koordinator Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko, dr. Halimatussadiah, MKM menambahkan, “Sebagian pengelola kesehatan haji Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia belum memahami cara menginput data hasil vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji ke dalam siskohatkes dengan mencocokan dari aplikasi P-Care.”

“Sebenarnya input data vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji dapat dilakukan dengan melacak status vaksinasi Covid-19 pada aplikasi P-Care, maka kami membuat vlog tutorial ini,” lanjut Diah.

Pusat Kesehatan Haji berharap dengan dibuatnya vlog tutorial input data hasil vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji ke Siskohatkes berintegrasi dengan data aplikasi P-Care, dapat memudahkan pengelola kesehatan haji Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia menginput data hasil vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji, sehingga cakupan vaksinasi Covid-19 dapat bertambah.

Untuk melihat dan mengunduh video silahkan klik di sini (NK)

 

Share Berita ini :

   