KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Jawa Timur Catat 7.038 Jemaah Haji Lansia Telah Divaksinasi COVID-19

 Jum'at, 09 April 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Madiun - Pengelola Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Jawa Timur, Sulistijowati, SKM, MPPM memaparkan 91,33% jemaah haji lansia telah di vaksinasi Covid-19 dan dientry ke dalam Siskohatkes”.

“Vaksinasi Covid-19 masih terus dilaksanakan di kabupaten/kota dengan fokus sasaran utama lansia dan pelayanan public,” lanjut Sulis dalam paparannya pada Pertemuan Koordinasi dan Pencatatan Hasil Vaksinasi Covid-19 Jemaah Haji Lansia di Sun City Hotel, Madiun Jawa Timur.

Pertemuan yang dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan Haji dengan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini diilaksanakan di Sun City Hotel, Madiun Jawa Timur pada 8 - 10 April 2021 dan mengundang 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Pada hari kedua (9 April 2021), tercatat 7.038 jemaah (91,33%) telah di entry ke dalam Siskokahtkes. Sulis Optimis diakhir kegiatan akan mencapai target sasaran jemaah haji lansia yaitu 7.706 jemaah.

Selanjutnya peserta terus berantusias menginput data hasil vaksinasi ke dalam Siskohatkes dengan dipandu oleh Tim Pusat Kesehatan Haji (Muhammad Firdaus ST, MT, M.Kes, Najmi Komariyah, SKM, MKM, Nurul Jamal, S.Kom, M.Kom dan Deda Muhtada, AMd.Kom).

Di akhir acara, peserta membuat rencana tindak lanjut pertemuan sebagai komitmen pengelola program kesehatan haji se-Jawa Timur dalam upaya percepatan program vaksinasi jemaah haji. Adapun rencana tindak lanjut yang disusun adalah sebagai berikut:
1. Kab/Kota se-Jawa Timur segera memprioritaskan vaksinasi jemaah haji reguler dan PIHK, karena jemaah haji termasuk dalam kelompok lansia dan kelompok rentan.
2. Jemaah haji menggunakan vaksin Sinovax dengan pertimbangan interval 28 hari antara dosis 1 ke dosis 2.
3. Melibatkan TKHI dan PPIH 2021 untuk melaksanakan pembinaan kesehatan haji termasuk vaksinasi jemaah haji.
4. Semua Kabupaten/Kota diharapkan mencetak kartu vaksinasi (print out aplikasi Pcare) untuk memudahkan entry data. 5. Untuk memudahkan entry data jemaah haji yang sudah divaksinasi, namun belum ter-entry di Siskohatkes dengan cara mengunduh data di aplikasi Pcare atau aplikasi KPC Pen selanjutnya di crosscek dengan data jemaah haji yang ada di Siskohatkes.
6. Pelaksanaan vaksinasi jemaah haji PIHK dilaksanakan di fasilitas kesehatan Kabupaten/Kota sesuai mekanisme pemerintah seperti jemaah haji reguler.
7. Mengingat estimasi keberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi sudah dekat, diharapkan Pusat Kesehatan Haji membuat surat untuk meningkatkan prioritas vaksinasi pada jemaah haji.
8. Diharapkan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur telah menyelesaikan pelaksanaan vaksinasi Meningitis maupun Covid-19 kepada jemaah haji pada minggu ke-2 di bulan Mei 2021. (NK)

Share Berita ini :

   