KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Workshop Pengukuran Kebugaran Angkatan Terakhir Diikuti Dengan Antusias

 Sabtu, 03 April 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Jakarta - Sabtu 3 April 2021 telah berlangsung acara Workshop Pembinaan Kesehatan Haji dan Pengukuran Kebugaran Jasmani Jemaah Haji. Acara yang dilaksanakan di luar jaringan (luring) bertempat di Hotel Raffless Jakarta dan berlangsung pula secara daring (dalam jaringan). Acara yang diawali dengan laporan ketua panitia oleh R. Giri Wurjandaru, SKM, M.Kes, dari Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga menyampaikan, “Bahwa workshop ini merupakan workshop angakatan 5 (lima) yang merupakan rangkaian akhir dari rangkaian workshop pengukuran kebugaran bagi calon Jemaah haji. Angkatan kelima ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari pengelola kesehatan haji, pengelola kesehatan kerja dan olahraga dari Dinkes Provinsi, Dinkes Kabupaten/Kota, calon petugas kesehatan haji tahun 2021 dan calon Jemaah haji yang berasal dari 9 (sembilan) provinsi antara lain: Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Sejumlah 938 orang peserta direncanakan mengikuti secara ini secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting”. Giri menambahkan, ”Pengukuran kebugaran ini merupakan skrining awal, dan diharapkan jemaah haji dapat melakukan peningkatan kebugaran guna persiapan ibadah haji tahun 2021”.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Madya dr. Halimatussadiah, MKM yang merupakan Koordinator Substansi Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji. Dalam sambutannya Diah mengatakan, “Pemerintah Arab Saudi belum memutuskan secara resmi mengenai kuota jemah haji Indonesia yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini, tetapi terlepas dari hal tersebut, diharapkan jemaah haji terus menjaga kebugaran sebelum melaksanakan ibadah haji, karena seperti kita ketahui bahwa Ibadah Haji adalah ibadah yang membutuhkan aktivitas fisik seperti melakukan Thawaf, Sa’i, melontar jumrah dll. Sehingga diharapkan Jemaah haji selalu menjaga kebugaran dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan terukur”.

Acara workshop Angkatan kelima ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari secara daring dan luring yang diikuti oleh calon Jemaah haji dari 9 provinsi secara daring sejumlah 690 orang Jemaah haji, dengan rangkaian kegiatan antara lain yaitu hari pertama diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan, dan arahan dari Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, lalu acara dibuka secara resmi oleh Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga (Ditkesjaor) dr. Rizkiyana Sukandi Putra, M.Kes. Dalam sambutannya Rizki manyampaikan, “Saya sangat menyambut baik antusiasme calon Jemaah haji dalam mengikuti pengukuran kebugaran ditempat masing-masing, pengukuran kebugaran ini sangat penting dilakukan oleh calon Jemaah haji, karena merupakan bekal untuk mempersiapkan kondisi fisik dalam rangka menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi, pengukuran kebugaran yang dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Sistem Pengukuran Kebugaran (SIPGAR) sehingga dapat diukur tingkat kebugaran Jemaah haji apakah baik, cukup, kurang atau tidak bugar, sehingga dapat ditingkatkan secara berkala apabila hasilnya belum mencapai nilai cukup”. “Diharapkan Jemaah haji terus menjaga kebugarannya dengan rutin melakukan aktivitas fisik yang terukur dengan menggunakan Aplikasi SIPGAR ini,” ujar Rizky mengakhiri sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan paparan materi mengenai Sosialisasi pengukuran kebugaran jasmani dengan Aplikasi SIPGAR oleh R. Giri Wurjandaru, SKM, M.Kes untuk persiapan pengukuran kebugaran jasmani Jemaah haji yang akan dilakukan esok hari oleh calon Jemaah haji yang didampingi oleh pengelola kesehatan haji dan pengelola kesehatan kerja dan olahraga di Dinkes Provinsi dan Dinkes Kabupaten/Kota serta calon petugas kesehatan haji tahun 2021. Acara dilanjutkan dengan paparan materi Gizi seimbang untuk mempertahankan kesehatan calon Jemaah haji oleh narasumber Nutrisionis Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dari Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) dan materi mengenai Latihan fisik BBTT bagi Jemaah haji dengan narasumber dr. Rusbandi Sarpini, Sp.KO. Hari kedua akan dilaksanakan pengukuran kebugaran jasmani mandiri dengan menggunakan Aplikasi SIPGAR. Hari ketiga akan diisi dengan evaluasi dan rekomendasi hasil pengukuran kebugaran jasmani mandiri, dilanjutkan dengan evaluasi penggunaan SIPGAR serta kesimpulan, dan rencana tindak lanjut. (AIR)

Share Berita ini :

   