KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

4.133 Jemaah Haji Lansia Di Jawa Barat Tercatat Telah Divaksinasi Covid-19

 Sabtu, 03 April 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Cikarang - Dinas kesehatan Jawa Barat melaksanakan pencatatan hasil vaksinasi Covid-19 ke dalam aplikasi Sistem Informasi Terpadu Kesehatan Haji (Siskohatkes), Sabtu, 3 April 2021. Kegiatan yang difasilitasi oleh Pusat Kesehatan Haji ini digelar di Hotel Santika Cikarang pada 1-3 April 2021.

29 orang pengelola kesehatan haji berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat hadir dalam pertemuan ini dan membawa data hasil vaksinasi Covid-19 pada jemaah haji di wilayahnya. Selain itu, turut hadir pula Kepala Pusat Kesehatan Haji Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc beserta jajarannya dan memberikan apresiasi kepada peserta pertemuan tersebut.

Eka mengatakan, “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu yang hadir di sini, karena dengan secara nyata melaksanakan penginputan data pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi jemaah haji ke dalam aplikasi siskohatkes, sehingga dapat terlihat langsung hasil cakupannya pelaksanaan vaksinasi Covid -19 di Jawa Barat”.

Kendati demikian, belum semua kabupaten/kota di Jawa Barat melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi jemaah haji lansia secara optimal, sehingga data yang dientry belum mencapai jumlah sasaran yang ditargetkan.

Dari jumlah sasaran Lansia yang ditargetkan sebanyak 10.084 jemaah, sebanyak 4.133 jemaah (41%) telah di entry ke dalam Siskokahtkes. Oleh sebab itu, di akhir kegiatan para peserta membuat kesepakatan secara tertulis dan akan segera dilaksanakan sebagai upaya percepatan program vaksinasi jemaah haji karena sertifikat vaksinasi merupakan persyaratan diterbitkannya visa jemaah haji.

Adapun isi Kesepakatan Pertemuan Koordinasi dan Pencatatan Hasil Vaksinasi Covid-19 Pada Jemaah Haji Lansia Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut:
1. Seiring pelaksanaan persiapan keberangkatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama, maka pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 terhadap jemaah haji tahun 2021 harus segera dilaksanakan secara optimal mulai tanggal 5 April 2021, dalam upaya melengkapi persyaratan visa, yaitu sertifikat Vaksin Meningitis dan Covid-19.
2. Sasaran vaksinasi Covid-19 bagi jemaah haji adalah sesuai dengan skema nasional tahap II (Lansia dan pelayanan publik) dan Tahap III (masyarakat rentan).
3. Kebutuhan vaksin Covid-19 berkoordinasi dengan program imunisasi di Kab/Kota masing-masing.
4. Semua Kab/Kota se-Jabar melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 secara masal dengan menerapkan protokol kesehatan vaksinasi atau di faskes pos imunisasi.
5. Semua jemaah haji yang sudah divaksin, langsung diinput datanya ke Siskohatkes.
6. Kab/Kota mengajukan kebutuhan vaksinasi meningitis bagi jemaah haji yang belum divaksin ke Dinas Kesehatan Provinsi.
7. Target vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 sampai dengan 20 Mei 2021, Vaksin Meningitis sampai dengan 31 Mei 2021.
8. Pemberian vaksin Covid-19 dan Vaksin MEningitis sesuai SOP dengan rentang waktu interval 28 hari.
9. Jemaahh aji yang sudah ditetapkan status istithaah nya, tidak harus dilakukan pemeriksaan tahap ke-2. pemeriksaan kesehatan dilakukan pada saat screening pemberian vaksin Covid-19.

Demikian isi kesepakatan yang dibuat di akhir kegiatan dengan ditanda tangani oleh Pengelola Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, perwakilan pengelola kesehatan haji Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan diketahui oleh perwakilan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI. (NK)

Share Berita ini :

   