KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Calon Jemaah Haji Lansia Kota Palu Mulai Divaksin

 Rabu, 31 Maret 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Palu - Sebanyak kurang lebih 100 orang calon jemaah haji lansia di Kota Palu, kemarin (Selasa, 30 Maret 2021) menjadi sasaran untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sangurara, Jl. Pomandu, Kel.Duyu Kec. Tatanga, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Pada kegiatan tersebut terdapat 6 orang calon jemaah haji yang ditunda pelaksanaan vaksinasinya karena belum memenuhi persyaratan kesehatan untuk menerima vaksinasi. Calon jemaah haji tersebut akan dipantau kondisi kesehatannya dan bila sudah memenuhi syarat vaksinasi akan dilakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat.

Dari sasaran 156 calon jemaah haji Kota Palu, diketahui Dinas Kesehatan Kota Palu telah memvaksinasi 30 orang calon jemaah haji di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dari tempat tinggal calon jemaah haji.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palu, drg. Lutfiah Sahabuddin mengatakan, “Saat ini terdapat 156 Calon Jemaah Haji Lansia di Kota Palu. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan 100 orang calon jemaah haji akan tervaksinasi, dan yang belum tervaksinasi tersisa 26 orang, kita harapkan dapat divaksinasi di tempat lain dalam waktu dekat ini,” ujar Lutfiah.

Terkait jadwal keberangkatan haji kata Lutfiah, hal ini berada dalam kewenangan Kementerian Agama. Dinas Kesehatan Kota hanya melaksanakan kewajiban untuk memberikan vaksin bagi Warga Negara Indonesia yang kebetulan saat ini tercatat sebagai Calon Jemaah Haji lansia atau yang usianya berada di atas 60 tahun.

“Apakah mereka berangkat tahun ini atau tidak, itu merupakan kewenangan Kemenag, kewenangan kami adalah memvaksin calon jemaah haji sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia,” timpal Lutfiah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, dr. Halimatussadiah, MKM, mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 sudah memasuki tahap kedua, yaitu kelompok pelayanan publik dan lansia, yang sudah berjalan mulai awal Maret dan ditargetkan selesai akhir Maret untuk dosis pertama. Pemberian vaksin bagi jemaah haji mengikuti skema vaksinasi pemerintah dimana 63%-67% adalah lansia, maka bisa masuk dalam kelompok kedua ini, artinya jemaah haji lansia menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Selain itu tidak terlepas kemungkinan calon jemaah haji masuk dalam kategori pelayanan publik, artinya dalam pelayanan publik itu ada pedagang, ASN, pegawai BUMN di dalamnya, yang bisa mendapatkan vaksinasi.”

Dengan tujuan menyiapkan jemaah haji dalam kondisi fisik terlindungi dari tertularnya virus Covid-19, yang pelaksanaannya mengikuti skema vaksinasi dari pemerintah, Halimatussadiah berharap semua calon jemaah haji dapat terlindungi dengan vaksin Covid-19, dan telah selesai prosesnya baik itu dosis pertama maupun dosis kedua pada pertengahan bulan Mei 2021. Sehingga pada saat pemerintah Arab Saudi memberikan kesempatan kepada Pemerintah Indonesia untuk memberangkatkan jemaah haji Indonesia ke tanah suci, maka seluruh calon jemaah haji sudah siap untuk diberangkatkan. (HD)

Share Berita ini :

   