KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Ustadz Subki Al-Bughury: “Haji di masa Pandemi COVID-19 Merupakan Haji Spesial, Jannah In Shaa AllaH”

 Sabtu, 27 Maret 2021
 Puskeshaji

Puskes Haji, Jakarta - Webinar Nasional PKHI (Pembinaan Kesehatan Haji Indonesia) di Wilayah DKI Jakarta yang telah berlangsung pada Sabtu, 27 Maret 2021 diprakarsai oleh Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia (FPKI) dan didukung oleh seluruh calon petugas kesehatan haji Provinsi DKI Jakarta tahun 2021, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Acara rutin yang dilaksanakan oleh FPKHI kali ini menghadirkan Keynote Speaker Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan,SE., M.P.P., Ph.D, dan beberapa narasumber antara lain: Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Dr. dr. H. Eka Jusup Singka, MSc, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr. Dwi Oktavia TLH, M.Epid, dan Al-Mukarom Ust.H.Subki Al Bughury, S.Sos.I., MA yang merupakan Pimpinan Yayasan Al Ma'tsurat.

Dalam tausiyahnya Ustadz Subkhi menyampaikan, “Tahun ini merupakan tahun spesial, karena kondisi pandemi COVID-19, In Shaa Allah, haji kita kali ini berdasarkan Hadist Nabi Muhammad SAW Jannah balasannya, karena syarat awal dari diterimanya amalan haji atau umrah kita dalam masa pandemi ini adalah niat. Insya Allah niat kita sebagai jemaah haji dan sebagai petugas haji terutama petugas kesehatan haji, karena di samping petugas kesehatan haji mendapat ibadah dari berhaji juga mendapat pahala lain karena menolong dan merawat jemaah haji yang sakit dalam melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi. Apalagi tahun ini ada pandemi COVID-19, sehingga sebaiknya kita kembali meluruskan niat dalam melaksanakan tugas mulia ini, selain itu hal kedua dalam mencapai keridhoan Allah SWT adalah kita paham dan mengerti tentang Manasik Haji, di mana kita harus menguasai ilmu manasik haji. Kalau In Shaa Allah tahun ini jemaah dan petugas kesehatan haji terpilih untuk menunaikan ibadah haji di masa Pandemi COVID-19 semoga mendapat pahala dari Allah SWT menjadi haji mabrur dan mendapat Jannah."

Ustadz Subki menambahkan, “Jemaah dan petugas kesehatan haji yang In Shaa Alllah berangkat dalam masa pandemi yang tidak normal ini, karena ada ancaman pribadi dan ancaman terhadap orang lain karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19, di mana kita juga harus selalu menjaga kesehatan diri sendiri dan jemaah haji terhadap penularan COVID-19. Ada banyak aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, terutama dalam hal pelaksanaan ibadah sholat 5 (lima) waktu di Masjidil Haram, menjalankan Umrah, apalagi nanti tentang prosesi Ibadah haji yang akan diatur oleh Pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Agama Republik Indonesia’’. Walaupun nanti banyak kekurangan, karena kita banyak melayani jemaah haji, In Shaa Allah kita mendapat pahala berlipat ganda dari Allah SWT karena kita membantu jemaah haji selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi dimasa Pandemi COVID-19, semoga kita semua mendapat keselamatan dunia dan akhirat, Aaamiin Ya Rabbal Alamiin” ujar Ustadz Subki mengakhiri tausiyahnya. (AIR)

Share Berita ini :

   