KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kemenkes Siapkan Penanganan COVID-19 pada Jemaah Haji Indonesia

 Kamis, 25 Maret 2021
 Puskeshaji

Puskeshaji, Depok - Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan terus melakukan persiapan dalam penyelenggaraan kesehatan haji tahun ini dengan menyusun petunjuk teknis penanganan COVID-19 pada jemaah haji. Penyusunan yang dilaksanakan di Hotel Bumiwayata Depok pada 24 -26 Maret 2021 dihadiri oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji beserta para pelaksana dan praktisi penanganan COVID-19 yang berasal dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, RSPAD Gatot Subroto dan Dokter Spesialis Paru RSUD Pasar Minggu.

Pencegahan dan pengendalian COVID-19 harus dilakukan sebelum, saat dan sesudah penyelenggaraan ibadah haji. Kementerian Kesehatan melakukan upaya untuk mempersiapkan penyelenggaraan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan di Arab Saudi. Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka mengatakan, “Meskipun belum diumumkan kepastian keberangkatan jemaah haji, kami terus melakukan persiapan-persiapan dalam penyelenggaraan haji tahun ini”. Eka melanjutkan, “Mengingat tahun ini masih dalam masa pandemi, maka salah satu fokus persiapan kami dengan menyusun petunjuk teknis penanganan COVID-19 pada jemaah haji mulai jemaah haji di embarkasi, di arab saudi sampai kembali ke Indonesia.”

Berdasarkan sumber data WHO dan PHEOC Kementerian Kesehatan tanggal 24 Maret 2021, total kasus konfirmasi COVID-19 di seluruh dunia sebanyak 123,902,242 kasus dengan 2,727,837 kematian (CFR 2,2%), sedangkan di Indonesia jumlah kasus terkonfirmasi sampai dengan tanggal 24 Maret 2021 sebanyak 1.476.452 kasus dengan kasus baru sebanyak 5.297 kasus dan di Arab Saudi sebanyak 385.384 kasus dengan jumlah kasus baru sebanyak 410 kasus. Hal ini memperlihatkan bahwa masih adanya jumlah kasus COVID-19 baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

“Kami berharap kasus COVID-19 ini tidak menjadi halangan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, ucap Eka.

Petunjuk ini berisi tiga pokok bahasan, yaitu penanganan klinis COVID-19 pada jemaah haji, Rujukan jemaah haji dengan COVID-19 dan penanganan jemaah wafat dengan COVID-19. Selanjutnya petunjuk ini akan menjadi panduan bagi Petugas Haji di Indonesia dan Arab Saudi dalam penanganan jemaah haji dengan COVID-19. (RK & NK)

 

Share Berita ini :

   