KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kapuskeshaji : Peran PERDOKHI sangat diperlukan dalam Penyelenggaraan Kesehatan Haji

 Sabtu, 11 Desember 2021
 Puskeshaji

Puskes Haji, Yogyakarta - Peran PERDOKHI (Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia) sangat diperlukan dalam Penyelenggaraan Kesehatan Haji. Hal ini ditekankan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS dalam kegiatan Temu Ilmiah Nasional PERDOKHI Tahun 2021 yang diselenggarakan secara online.

"Silahkan saran dan rekomendasi dari PERDOKHI disampaikan ke Puskeshaji, baik melalui WA (WhatsApp) atau tertulis," kata Budi (11/12).

Budi mengatakan mengapa diperlukan Manasik Kesehatan Haji. Hal ini dilatarbelakangi 34% jemaah haji adalah lansia, pendidikan 48% adalah SLTA ke bawah, 68,01% dengan Risti Kesehatan, 6094 orang dirawat pada tahun 2019, 453 orang wafat dan pembinaan kesehatan belum terstruktur, sistematis dan masif.

Budi mengatakan peran PERDOKHI dalam Manasik Kesehatan Haji meliputi:
- Edukasi jemaah dalam mengenali dan mencegah risiko kesehatan dikaitkan dengan aktivitas ibadah haji
- Edukasi petugas kesehatan dalam pencegahan dan penanganan kesehatan jemaah haji
- Penelitian dan Pengembangan kedokteran haji
- Memberikan saran dan rekomendasi

Selain itu Budi menjelaskan bahwa dalam manasik kesehatan haji juga dikembangkan sistem informasi yaitu Telejemaah, TeleBMN dan Dashboard Informasi.

Temu Ilmiah Nasional PERDOKHI ini diselenggarakan selama 2 hari, 11-12 Desember 2021 dengan mengundang narasumber/pakar dalam dan luar negeri. Narasumber luar negeri berasal dari Arab Saudi dan Turki.

Penulis : dr. Enny Nuryanti, MKM
Editor : TeBe Margono

 

Share Berita ini :

   