KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Sistem Informasi Kunci Keberhasilan Kesehatan Haji

 Rabu, 05 Agustus 2020
 Puskeshaji

Depok, 5 Agustus 2020 - Kemajuan Teknologi Komunikasi dan Informasi telah berkembang sebagai alat mengalirkan informasi atau pesan agar tercapai komunikasi yang efektif. Perkembangan teknologi informasi berawal dari kemajuan di bidang komputerisasi, yang semula sekedar untuk menulis, membuat grafik dan gambar serta sarana penyimpanan data kini berubah menjadi alat komunikasi yang mencakup seluruh dunia. Dengan kemajuan teknologi maka proses interaksi antar manusia mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di manapun dia berada. Budaya masyarakat pun berubah dalam melakukan komunikasi. Risikonya Informasi yang benar maupun tidak benar akan cepat menyebar ke masyarakat dan mempunyai dampak positif dan negatifnya.

Menyikapi hal tersebut, Pusat Kesehatan Haji menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi Penguatan Sistem Informasi Kesehatan Haji. Pertemuan yang bertempat di Hotel Savero Depok Jawa Barat diselenggarakan tanggal 3-5 Agustus 2020. Hadir dalam pertemuan tersebut para pejabat struktural, pejabat fungsional penyuluh kesehatan, fungsional epidemiologi dan tim pengelola sistem informasi Pusat Kesehatan Haji.

Menurut dr. Melzan Dharmayuli selaku penanggungjawab pertemuan, penguatan sistem informasi kesehatan haji dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dalam menyusun langkah strategis guna memaksimalkan media komunikasi yang berkembang di masyarakat dalam menyampaikan informasi kesehatan haji.

Kegiatan ini dibuka oleh dr. Eka Jusup selaku Kepala Pusat Kesehatan Haji. Dalam arahannya Eka mengingatkan kembali terhadap pengelolaan sistem informasi di Pusat Kesehatan Haji.

“Sistem informasi kesehatan haji merupakan tumpuan keberhasilan program kesehatan haji, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara professional agar sistem informasi kesehatan haji mampu memberikan pesan kesehatan haji yang mudah diakses oleh masyarakat khususnya Jemaah Haji,” kata Eka.

Lebih lanjut Eka optimis bahwa berbagai sistem informasi yang dibangun Pusat Kesehatan Haji akan memberikan manfaat yang baik dalam menyediakan informasi yang akurat dan up-to-date.

Peserta pertemuan juga mendapat informasi yang menarik dari M. Hasan Afandi selaku Kepala Subdit Data dan Sistem Informasi Haji Terpadu Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag. Sebagai narasumber Hasan membagi informasi pengelolaan sistem informasi haji di Kemenag.

Joko Parmiyanto sebagai narasumber dari BPS menjelaskan peranan yang dilakukan Jabatan Fungsional Pranata Komputer dalam mengelolaa informasi kesehatan haji yang baik. Sementara Aris P. Handoko selau narasumber dari Pusat data dan Informasi Kemenkes menjelaskan keterkaitan berbagai sistem informasi di Kemenkes.

Nurul Jamal selaku anggota tim pengelola sistem informasi di Pusat Kesehatan Haji menjelaskan beberapa Sistem Informasi yang ada di Pusat Kesehatan Haji, di antaranya:
1. Sistem Komputerisasi Haji Terpadu bidang Kesehatan (Siskohatkes),
2. Siskohatkes TKHI,
3. Website Puskeshaji,
4. Website Sihaji Sehat.

Keempat sistem informasi tersebut telah berjalan sejak tahun 2016. Seluruh sistem informasi di Pusat Kesehatan Haji memiliki tujuan untuk meningkatkan kesehatan Jemaah Haji Indonesia

Kegiatan ditutup oleh Rahmat K selaku Kepala Bagian TU setelah peserta menyelesaikan strategi penguatan informasi kesehatan jemaah haji. Dikatakan oleh Rahmat, masukan yang sudah disusun dalam rencana tindak lanjut (RTL) perlu segera diimplementasikan agar informasi kesehatan haji semakin mudah diakses oleh calon Jemaah haji. “Informasi kesehatan haji sangat penting untuk pengambilan kebijakan dan juga meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku calon jemaah haji agar berperilaku hidup sehat” kata Rahmat. (Rat*)

 

Share Berita ini :

   