KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Puskeshaji Berhasil Tuntaskan Temuan Itjen

 Jum'at, 24 Juli 2020
 Puskeshaji

Sentul, 24 Juli 2020 - Sebagai institusi yang mengelola kesehatan haji, Pusat Kesehatan Haji terus melakukan upaya meraih WBM/WBBK. Baru-baru ini Pusat Kesehatan Haji telah menyelenggarakan pertemuan penyelesaian Laporan Hasil Audit (LHA) Itjen sejak tahun 2016-2019. Pertemuan yang dilaksanakan tanggal 22-24 Juli 2020 di Sentul Bogor diikuti oleh tim percepatan penyelesaian Laporan Hasil Analisis/Laporan Hasil Pemeriksaan Pusat Kesehatan Haji. Hadir dalam pertemuan Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc selaku Kepala Pusat Kesehatan Haji, Hendro Santoso selaku Kepala Bagian APTLHP Itjen, Tim APTLHP Itjen dan pejabat Eselon 3 dan 4 di Pusat Kesehatan Haji.

Dalam arahannya, Eka menekankan pentingnya penyelesaian semua temuan Itjen dalam waktu yang secepat mungkin. Eka mengatakan bahwa semua staf harus menyikapi dengan bijak dan berpikir positif terhadap LHA Itjen. “Kita harus memahami bahwa LHA Itjen menjadi bagian dari proses perbaikan pelaksanaan Tupoksi Pusat Kesehatan Haji. Semua temuan harus disikapi dengan bijak sebagai masukan kepada Pusat Kesehatan Haji. agar dalam penyelenggaraan kesehatan haji menjadi lebih baik di masa mendatang untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Oleh karena itu semua temuan harus kita tindaklanjuti dan jangan didiamkan. Jangan jadikan temuan Itjen menjadi beban tambahan pekerjaan” ujar Eka. Lebih lanjut Eka mengharapkan agar pembahasan penyelesaian dengan Tim APTLHP Itjen dapat dilaksanakan dengan baik. Selanjutnya dalam paparanya, Hendro mengatakan pentingnya saran atau rekomendasi hasil pemeriksaan agar tidak hanya ditindaklanjuti secara administrasi saja tetapi harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk memperbaiki sistem pengendalian intern yang ada, sehingga akan mengurangi risiko terjadinya penyimpangan di masa mendatang dan manfaat pengawasan dapat dirasakan secara optimal.

Selaku koordinator penyelesaian LHA Itjen, Rahmat Kurniadi yang menjabat Kepala Bagian Tata Usaha menjelaskan perkembangan penyelesaian rekomendasi LHA Itjen. Dijelaskan oleh Rahmat sejak tahun 2016-2019 total temuan rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti sebanyak 156 rekomendasi. Proses penyelesaian temuan telah dilakukan dalam beberapa pembahasan dengan Itjen dan belum semuanya berhasil dituntaskan. Rahmat berharap pertemuan kali ini dapat menyelesaikan temuan yang signifikan.

Pembahasan temuan dibagi ke dalam tiga kelompok. Kelompok satu yang dipimpin oleh Sri Rahayu yang membahas temuan terkait pelayanan Kesehatan haji, kelompok dua dipimpin Risca yang membahas temuan terkait kegiatan pembinaan dan perlindungan Jemaah haji dan kelompok tiga dipimpin oleh Rina membahas temuan terkait pengelolaan BMN dan Sistem Komputerisasi Haji Bidang Kesehatan (Siskohatkes).

Tren temuan Itjen selama ini adalah temuan yang berulang seperti yang terjadi di dalam penanganan BMN di Arab Saudi, pengadaan obat Jemaah haji, dan penyelenggaraan pelayanan Kesehatan Jemaah haji di Arab Saudi. “Peran Kepala Bidang dan Bagian sebagai filter dan garda terdepan dari Itjen untuk mengingatkan seksi teknis agar segera menindaklanjuti temuan tersebut. Mendiamkan temuan berarti menumpuk permasalahan,” lebih lanjut ujar Eka dalam arahannya. Namun demikian Eka sangat mengapresiasi seluruh staf Puskeshaji yang telah bekerja keras dalam menuntaskan temuan Itjen.

Pada sesi akhir rangkaian kegiatan diselenggarakan penandatangan berita acara pembahasan tindak lanjut temuan antara Itjen dengan Kepala Bagian Tata Usaha. Selama pelaksanaan tiga hari pertemuan, 156 kasus yang dibahas, dapat diselesaikan 137 kasus. 19 kasus belum dapat diselesaikan karena masih dalam proses. Menutup rangkaian kegiatan ini Rahmat berharap agar sisa temuan yang masih dalam proses dapat segera diselesaikan dalam waktu yang secepatnya. “Mitigasi risiko sangatlah penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (Rat*)

Share Berita ini :

   