KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Puskeshaji Siapkan Penanganan Covid19 Jemaah Haji

 Senin, 13 April 2020
 Puskeshaji

Jakarta (FKAPHI)—Kementerian Kesehatan melalui Pusat Kesehatan Haji tengah menyiapkan terkait penanganan virus covid19 bagi jemaah haji, jika Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan haji tahun 2020 ini. 

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusuf Singka saat rapat melalui aplikasi daring (online), Senin (13/04).

Diskusi ini digagas Pengurus Besar Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (PB FKAPHI) dengan menghadirkan narasumber langsung Kapuskes Haji Eka Jusuf Singka serta dihadiri oleh para pengurus FKAPHI baik pengurus besar maupun pengurus wilayah dan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Kota.

Sebelum rapat daring ini, dirinya sudah terlebih dahulu rapat dengan para pimpinan di instansinya. Diakuinya, sekarang  Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes sudah berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) yang mengatakan puncak pandemik covid19 ini diprediksi bulan Mei dan akan turun bulan Juni.

“Sementara kita akan berangkat kalau tidak ada halangan Insya Allah di bulan Juni akhir, mudah-mudahan exercise ini tepat tidak bergeser, kalau tidak bergeser tentunya akan ada hal-hal yang lain juga yang harus kita siapkan menjamin jemaah haji kita yang berjumlah 221 ribu itu tidak terinfeksi Covid,” kata Eka.

Menurutnya dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak pula dengan pemeriksaan kesehatan jemaah haji. “Ada beberapa hal kendala di lapangan terkait PSBB, sehingga pengaturan pemeriksaan itu tentunya seperti biasanya, tidak bisa berkumpul yang diperiksa satu atau dua orang saja dan jamnya diatur, tapi di puskesmas saya sudah tekankan betul, pemeriksaan kesehatan jemaah haji harus tetap jalan,” ujarnya.

Dirinya juga sudah melaporkan penangangan Covid19 bagi jemaah haji ini ke Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid19. “Jemaah haji kita tak lain dan tak bukan adalah Warga Negara Indonesia juga, saya sering ditanya wartawan bagaimana penanganan jemaah haji ini dengan mewabahnya Virus Covid ini, saya sampaikan penanganan jemaah haji ini sudah diketahui oleh Satuan Gugus Tugas Covid19 yang diketuai oleh Kepala BNPB,” jelas Eka.

Ia juga mengimbau kepada seluruh alumni petugas haji baik dari Kemenag maupun Kemenkes untuk selalu mensosialisasikan Pembinaan Dakwah Kesehatan Haji, sehingga pemaslahaan-permasalahan ini dapat diimplematasikan dengan petugas kesehatan haji, PPIH dan dari teman-teman Kemenag.

“Alumni Petugas Haji baik dari Kemenkes maupun Kemenag saya minta agar dapat melakukan Dakwah Kesehatan Haji kepada jemaah haji dan selalu mengupdate website untuk mencari informasi-informasi terkini, di Puskes saya anjurkan untuk terus melakukakan pembinaan,” tandasnya. (Kemenag)

Share Berita ini :

   