KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Mengenal Tes MMPI dan Tips Cara Mengerjakannya

 Kamis, 12 Maret 2020
 Puskeshaji

Oleh : dr. Enny Nuryanti, MKM

Tes Minnesota Multiphasic Persinality Inventory (MMPI) adalah merupakan salah satu tahapan tes dalam rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Tenaga Kesehatan Haji dan PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan. Tes MMPI ini dilaksanakan awal Pelatihan Kompetensi. Bila didapat hasil adanya gangguan psikopatologi bermakna maka calon petugas akan dipertimbangkan untuk diganti.

MMPI merupakan tes psikologi untuk mengidentifikasi psikopatologi pada calon petugas. Tes MMPI terdiri dari 567 pernyataan yang perlu dijawab. Calon petugas diberikan lembar jawaban untuk  mengisi Benar atau Salah untuk setiap pernyataan. Dari sini  akan terlihat apakah calon petugas tersebut terdapat gangguan jiwa, psikopatologi ataukah dia termasuk orang normal yang tidak menderita gangguan jiwa. Yang diukur dalam tes ini adalah ciri-ciri kepribadian yang bersifat relatif menetap (personality Traits). Dengan demikian nilai prediktif dari tes ini cukup tinggi, karena fokusnya adalah ciri-ciri kepribadian, yang dalam jangka waktu yang lama tidak akan berubah banyak. Untuk tes ini tidak memerlukan peralatan banyak, yaitu hanya sebuah buku yang berisi 567 pernyataan beserta pedomannya, lembar jawaban dan tempat yang nyaman untuk dapat bekerja.

Dalam melihat profil calon petugas, MMPI memiliki 2 skala utama yaitu skala validitas dan skala klinis, yang terdiri dari 3 skala validitas dan 10 standar skala klinis. Skala validitas digunakan untuk membantu mengetahui pengerjaan tes, apakah peserta kooperatif (serius), berbohong (ingin terlihat baik atau terlihat buruk) atau pun peserta mengalami kesulitan untuk memahami dan membaca soal. Skala klinis digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi tipe dan tingkat keparahan kondisi abnormal peserta. Terdapat 10 skala klinis yaitu dalam MMPI yaitu Hypochondriasis, Depresi, Hysteria, Psikopat, Masculinity/Feminity, Paranoid, Psichasthenia, Schizophrenia, Hipomania dan Introversi Sosial.

Bagi Anda Calon Petugas PPIH Kloter (Tenaga Kesehatan Haji) maupun PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan yang dipanggil dalam pelatihan kompetensi, bersiap-siaplah untuk menjalani tes MMPI ini. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mencapai hasil terbaik dari tes:
•    Siapkan fisik yang fresh dan sehat. Jangan lupa sarapan dan tidur nyenyak malam sebelumnya
•    Jangan berbohong. Tes ini dirancang untuk mengidentifikasi orang-orang yang berbohong untuk mencoba dan menggambarkan diri mereka berbeda dari apa yang sebenarnya mereka lakukan. Maka harus selalu jujur.
•    Jangan terlalu berpikir. Ada banyak pertanyaan dalam tes MMPI dan Anda hanya memiliki waktu terbatas untuk menjawabnya. Pelajari cara membaca jawaban potensial dengan hati-hati dan kemudian berikan respons pertama yang masuk ke kepala Anda. Saat Anda mulai berpikir terlalu banyak atau mencoba menafsirkan makna di balik apa yang ditanyakan, Anda tidak hanya akan kehilangan waktu yang berharga, tetapi jawaban Anda mungkin dianggap menipu.
•    Bersikaplah konsisten. Ini sangat penting ketika mengambil tes MMPI, karena respons Anda akan dievaluasi untuk memeriksa konsistensi. Selama ujian, Anda akan diberikan beberapa pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang sama tetapi telah diucapkan dengan cara yang sedikit berbeda. Salah satu cara terbaik untuk mencapai konsistensi adalah dengan membaca dengan cermat setiap pertanyaan untuk memastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami apa yang ditanyakan.
 

Share Berita ini :

   