KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Pembinaan Kesehatan Jemaah Haji Kota Makassar Di Masa Pandemi Covid-19

 Minggu, 06 Desember 2020
 Puskeshaji

PUSKESHAJI - Walau di masa pandemi Covid-19, jemaah haji Kota Makassar tetap bersemangat mengikuti kegiatan pembinaan kesehatan haji dalam acara Sosialisasi Haji Sehat yang dilaksanakan di Asrama Haji Sudiang Makassar Sulawesi Selatan, Minggu 6 Desember 2020. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, jemaah haji yang hadir diwajibkan menggunakan masker, diperiksa suhu badan, mencuci tangan dengan tertib dan selalu menjaga jarak.

Kegiatan pembinaan kesehatan ini dihadiri oleh 185 orang jemaah haji di wilayah Kota Makassar yang akan berangkat tahun 2021, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (dr. H. Muhammad Ichsan Mustari, MHM), Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Makassar (dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes), Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Makassar (Zakiah Darajat, SKM, M.Kes, MH), Tim Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Tim Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dan Calon TKHI/PPIH di wilayah Kota Makassar.

Sebelum mengikuti kegiatan ini jemaah haji diwajibkan untuk melakukan cek Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19, jika ditemukan hasil pemeriksaan reaktif, maka jemaah haji dipisahkan dari peserta lain untuk selanjutnya diberi edukasi dan dipulangkan kembali ke asalnya. Dinas Kesehatan Kota Makassar telah menyiapkan 1unit mobil ambulans untuk digunakan sebagai sarana pemulangan jemaah dan/atau evakuasi jemaah haji.

Jemaah haji yang hadir selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi pemeriksaan tekanan darah, penilaian index massa tubuh dan penilaian Par-Q untuk selanjutnya dilakukan pengukuran kebugaran. Pengukuran kebugaran dilaksanakan dengan menggunakan metode Rockport sejauh 1,6 km atau dengan six minute walking test bagi jemaah yang memiliki risiko tinggi.

Acara dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan haji dengan diawali sambutan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, dr. Halimatussadiah, MKM dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan ini merupakan latihan untuk para jemaah haji agar dapat mempertahankan kesehatannya selama masa menunggu keberangkatannya di tahun 2021, harapannya nanti dipraktekkan di rumah masing-masing.” Selanjutnya Diah menghimbau kepada jemaah haji agar selalu menjaga kesehatan dan kebugaran, serta tetap menjaga protokol kesehatan agar selalu sehat saat menjalankan ibadah hajinya nanti di tanah suci.

Kemudian acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dalam arahannya Ichsan mengatakan ibadah haji tahun depan kemungkinan masih dalam masa pandemi Covid-19. Karena itu perlu persiapan-persiapan dan upaya untuk mencegah tertular Covid-19, mulai saat ini biasakan pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan, kuatkan imunitas diri dan makan makanan bergizi. Jemaah haji nanti akan didampingi oleh dokter dan perawat di kloter namun kebiasaan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 harus berasal dari diri sendiri para jemaah haji.”

Pada akhir acara, Ichsan menyampaikan pesan-pesan penyuluhan kesehatan dan memberikan secara simbolis bingkisan untuk para jemaah haji yang hadir. (HD, NK)

 

Share Berita ini :

   