KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Calon Tim Promotif Preventif (TPP) Arab Saudi 2021 Perkuat Konsolidasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19 bagi Jemaah Haji dan Umrah

 Senin, 09 November 2020
 Puskeshaji

Bandung, 8 November 2020 - Bertempat di Foxx Harris Hotel City Center Bandung, Jawa Barat telah berlangsung pertemuan Penyusunan Media Promotif Preventif Pencegahan dan Pengendalian Covid -19 bagi Jemaah Haji dan Umrah. Pertemuan ini dihadiri oleh calon Tim Promotif Preventif (TPP) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi tahun 2021, pertemuan yang direncanakan selama 3 (tiga) hari ini dibuka secara resmi oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes, yang diawali dengan arahan dan sambutan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan.

Dalam sambutan dan arahannya Kepala Pusat Kesehatan Haji menerangkan tentang “Telah dibukanya penyelenggaraan Ibadah Umrah bagi jemaah haji yang berasal dari Indonesia pada tanggal 1 November 2020. Sebanyak 224 Jemaah Umrah yang berasal dari Indonesia telah diberangkatkan untuk menunaikan Ibadah Umrah ke Arab Saudi, jemaah melakukan pemeriksaan test Swab PCR di Laboratorium milik Indofarma yang bernama Farmalab. Hasil pemeriksaan tes swab PCR ini harus dikeluarkan dalam waktu 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Lalu setelah tiba di Arab Saudi, maka jemaah dilakukan swab PCR lagi, dan jemaah umrah dikarantina di hotel bintang 4 dan/atau bintang 5, selama 3 hari sampai hasil swab PCR dinyatakan negatif. Sementara dilakukan karantina, maka jemaah diwajibkan untuk menginstall aplikasi Tawakkalna di Playstore atau Apps Store untuk mengunduh rencana jadwal untuk melakukan ibadah sholat 5 waktu di Masjidil Haram. Apabila hasil test swab PCR telah dinyatakan negatif oleh Arab Saudi, maka baru jemaah diizinkan untuk melaksanakan Umrah di Masjidil Haram”.

Selanjutnya, dalam paparannya Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat mempromosikan tentang aplikasi baru yang merupakan inovasi dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, beliau berkata, “Hanya dengan hanya melakukan scan QR Code yang bisa dibaca melalui aplikasi QR Reader Scanner yang bisa diunduh di Playstore dan Apps Store, sehingga dengan adanya aplikasi ini para calon TPP PPIH Arab Saudi ataupun masyarakat luas dapat langsung mengunduh pesan – pesan kesehatan dan bisa memilih pesan kesehatan apa dengan topik yang berbeda-beda kepada audience yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia”.

Kepala Pusat Kesehatan Haji berharap agar dengan diadakannya pertemuan ini dapat menghasilkan media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Promotif Preventif Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19 bagi Jemaah Haji dan Umrah baik berupa media cetak atau media audio-visual bagi Jemaah Haji dan Umrah yang bisa segera disebarluaskan oleh calon Tm Promotif Preventif (TPP) PPIH Arab Saudi sewaktu melakukan pembinaan kesehatan kepada Jemaah Haji dan Umrah di daerahnya masing-masing. (AIR)

Share Berita ini :

   