KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Petugas Kloter Harus Satu Tujuan

 Rabu, 03 April 2019
 Puskeshaji

Surabaya, 2 April 2019 - Petugas Kloter Harus mempunyai satu tujuan yaitu agar jemaah haji dapat menjalankan ibadah haji sesuai dengan ajaran Islam tanpa membahayakan keselamatan pribadi dan jemaah lainnya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr Eka Jusup Singka, MSc, dalam arahannya mengatakan bahwa semua petugas kloter harus komitmen melayani jemaah dengan sebaik-baiknya. Petugas kloter TPHI, TPIHI dan TKHI merupakan satu kesatuan karena targetnya adalah sama yaitu Jemaah Haji. Dimana Pembinaan Pelayanan dan Perlindungan Jemaah Haji harus ada dalam penyelenggaraan haji.

"Prinsip kesehatan haji adalah mendukung jemaah haji agar dapat menjalankan ibadahnya, oleh karena itu jemaah haji harus sehat," ungkap Eka. Ibadah haji lebih dari 90 % adalah ibadah fisik, Rukun dan Wajib haji adalah ibadah fisik, hanya niat saja yang bukan ibadah fisik.

Eka mengatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji diatur oleh Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2008 dan Undang- Undang Nomor 36 Tahun 2009, dengan prinsip yang sama yaitu Pembinaan, Pelayanan dan Perlindungan. Dalam pembinaan TPIHI melakukan manasik, sedang TKHI melalukan penyuluhan kesehatan. Dalam Pelayanan disediakan transportasi untuk ibadah, disediakan pembimbing ibadah dan lainnya, TKHI melakukan pelayanan kesehatan. Sedangkan perlindungan maka ketua kloterlah yang paling diberikan amanah.

Petugas kloter harus memiliki Sinergisitas, karena tenaga kesehatan haji dan pembimbing ibadah di kloter jumlahnya terbatas. Pembimbing ibadah akan sangat terbantu dengan adanya KBIH. Petugas kloter harus bisa melakukan jejaring kerjasama. Ketua Rombongan dan Ketua Regu bisa menjadi agen ibadah dan agen kesehatan. (ENN)

Share Berita ini :

   