KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Dukungan Para Ulama Sumatera Barat terhadap Istitha'ah Kesehatan Haji

 Rabu, 03 April 2019
 Puskeshaji

Padang, 2 April 2019 - Sosialisasi Hasil Ijtima' Majelis Ulama Indonesia se-Provinsi Sumatera Barat baru saja dilaksanakan pada Selasa, 2 April 2019 bertempat di Pangeran Beach Hotel. Sosialisasi diikuti peserta dari Kementerian Agama Provinsi, Kota dan Kabupaten, Dinas Kesehatan Provinsi, Kota dan Kabupaten serta para pengurus Majelis Ulama se-Provinsi Sumatera Barat. Peserta terlihat antusias mendukung dan senang berperan serta aktif untuk terlaksananya Istitha'ah kesehatan bagi jemaah haji di daerahnya masing-masing. Selanjutnya, bagi Jemaah Haji yang tidak Istitha'ah, dapat menerima dengan ikhlas apabila tertunda berhaji untuk tahun ini, dan dapat memperbaiki dan meningkatkan kondisi kesehatannya di waktu yang akan datang.

Dalam sosialisasi ini, pemateri dari Pusat Kesehatan Haji Dr. Rosidi Roslan,SKM, SH, MPH, secara jelas mengutarakan,"Bagi calon Jemaah Haji yang masuk dalam kategori berhak melunasi, agar dihimbau untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan dan prosedur, dan bagi mereka yang memenuhi syarat Istithaah, segera melunasi biaya haji dan melakukan vaksinasi Meningitis." Mulai tahun kemarin, seluruh jemaah haji mendapat Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH), yang memuat hasil pemeriksaan kesehatan jemaah haji melalui barcode dan QRCODE, penanda jemaah risiko tinggi dan ICV. 

KH. Dr. Hamdan Rasyid, MA, dari Komisi Fatwa MUI Pusat secara lebih detil menjelaskan bahwa "Hasil Ijtima' Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, bahwa istitha'ah ini sudah ada sejak 1975 dan terakhir tahun 2018  di Banjarmasin Kalimantan Selatan, memberikan penegasan kembali tentang istithaah kesehatan haji, termasuk juga mengenai safari wukuf dan badal melempar jumrah," tuturnya. "Peran serta para ulama dan tokoh masyarakat akan sangat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan Istithaah kesehatan haji ini," terang pak Kyai, di akhir penjelasannya. (RR)

Share Berita ini :

   