KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Lima Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Kesehatan Jemaah Haji di Arab Saudi

 Jum'at, 26 April 2019
 Puskeshaji

Jakarta, 26 April 2019 - Pembekalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1440 H/2019 M di Asrama Haji Pondok Gede telah memasuki hari kelima. Pada hari kelima ini Menteri Kesehatan, Prof. dr. Nila Moeloek, SpM berkesempatan memberikan arahan dan materi pada pembekalan.
 
Dalam arahannya Nila mengatakan bahwa ada 5 (Lima) faktor yang mempengaruhi Jemaah Haji di Indonesia yaitu : 
1. Berkumpulnya Massa. Ibadah haji merupakan kegiatan ibadah yang melibatkan berkumpulnya massa dengan jumlah yang besar di dunia. Berkumpulnya massa yang besar memiliki risiko terjadinya penularan penyakit, baik penyakit menular maupun penyakit lainnya.
2. Lingkungan Fisik dan Sosial. Lingkungan fisik dan sosial di Arab Saudi berbeda dengan di tanah air. Perbedaan lingkungan ini dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis jemaah haji. 
3. Fasilitas Pelayanan. Fasilitas pelayanan kesehatan perlu ada untuk menjamin penyelenggaraan kesehatan haji di Saudi. Fasilitas pelayanan yang memadai perlu ditunjang dengan SDM/tenaga kesehatan yang handal dan responsif.
4. Aktifitas Fisik. Ibadah haji penuh dengan aktifitas fisik. Oleh sebab itu perlu pengendalian risiko kesehatan kepada jemaah haji. Jemaah haji yang memiliki keterbatasan atau sakit sebaiknya mengontrol aktifitas fisiknya.
5. Perjalanan. Faktor perjalanan terhadap jemaah haji juga akan mempengaruhi kondisi kesehatannya. Perjalanan yang jauh dengan pesawat akan ditempuh dalam 9-10 jam, belum lagi ditambah dengan perjalanan darat lainnya.

"Kelima faktor tersebut akan menyebabkan timbulnya penyakit baru pada jemaah haji atau eksaserbasi akut, bahkan memperberat penyakit sebelumnya", tutur Nila. Sehingga perlu dilakukan upaya-upaya kesehatan di tanah suci meliputi upaya promotif dan preventif yang akan dilaksanakan oleh Tim Promotif Preventif (TPP), kuratif dan rehabilitatif  oleh Tim Kuratif Rehabilitatif (TKR), dan Emergency Response Team oleh Tim Gerak Cepat (TGC).
 
Dalam arahannya, Nila berharap agar petugas PPIH meningkatkan jejaring kerja sama, perkuat konsolidasi dan semangat integrasi antara PPIH bidang Kesehatan dan PPIH Kemenag.

Nila juga mengapresiasi terhadap Pusat Kesehatan Haji atas prestasinya selama ini, dimana dalam kunjungannya ke kantor Pusat Kesehatan Haji, telah melihat banyak plakat dan piagam penghargaan dari Pemerintah Arab Saudi atas prestasi dalam kesehatan haji. Itu semua tidak lepas dari peran para petugas haji. (ENN)

#haji #kesehatan #kesehatanhaji #puskeshaji

Share Berita ini :

   