KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Kategori
BERITA VIDEO
Video Apa Itu Tanazul?


Jum'at, 28 Agustus 2020

Video Tutorial Senam Haji Sehat


Kamis, 20 Agustus 2020

Lihat Berita Video Lainnya

Dua Sisi Sudut Pandang Tentang Hal yang Sama Dalam Istitha'ah Kesehatan

 Kamis, 11 April 2019
 Puskeshaji

Bogor, 10 April 2019 - Dalam acara Sosialisasi Hasil Ijtima' MUI yang dilaksanakan di Bogor ini, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama menyampaikan sudut pandang yang bila didengar secara selintas, akan terkesan bertentangan tentang Istitha'ah Kesehatan.

Direktur Bina Haji dan Umroh Kementerian Agama, H. Khoirizi, S.Sos, MM, meminta Kementerian Kesehatan yang diwakili Pusat Kesehatan Haji jangan memvonis jemaah haji tidak berangkat, kecuali untuk 3 (tiga) kategori hal yaitu jemaah haji yang memiliki penyakit menular, ketergantungan alat, dan memiliki penyakit berat.

Di sisi lain, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc, mengatakan pada dasarnya sudut pandang mereka (Kemenkes dan Kemenag) adalah sama karena Kementerian Kesehatan juga menekankan hal yang sama. Ada 3 (tiga) hal yang disebutkan dalam Permenkes Nomor 15 tahun 2016 untuk dinyatakan tidak istitha'ah, yaitu kondisi klinis yang mengancam jiwa, gangguan jiwa berat, jemaah haji dengan penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannya.

Maka dari itu, Eka memberi kesimpulan jika sebenarnya Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama memiliki satu pandangan yang sama. "Sebenarnya kami punya pemikiran yang sama, hanya saja tidak pernah dikomunikasikan makanya (terkesan) terjadi miskomunikasi", tegasnya.  

Maka Khoirizi juga menegaskan jika sebagai petugas haji baik petugas haji Kementerian Agama maupun petugas kesehatan harus memiliki komitmen, kolaborasi, komunikasi dalam memberi pelayanan kepada jemaah haji. (NN)

Share Berita ini :

   