ANCAMAN PENYAKIT PADA PELAKSANAAN HAJI DAN UMRAH

Wed, 03/01/2018 08:04:25   | Dilihat : 1505   Penulis : SUPER ADMIN

Kondisi kesehatan jamaah haji dan umrah secara umum dipengarui oleh faktor risiko internal dan faktor risiko eksternal. Ancaman paling nyata bagi jemaah haji dan umrah adalah penyakit yang berpotensial menajdi wabah di Arab Saudi.

dr. Yushaemen, DCommh, M.Sc (Ketua Komite Ahli Kesehatan Haji Nasional) mengatakan isu strategis dan ancaman bagi jemaah haji dan umrah tahun 2018 adalah jumlah haji dan umrah besar, middle class meningkat, lingkungan Arab Saudi (musim panas/dingin), dan adanya penyakit potensial wabah di Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan oleh beliau dalam acara Seminar Ketahanan Nasional Dalam Menghadapi Ancaman Kesehatan Pada Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hotel Novotel Bogor, 11 – 13 Desember 2017.

Strategi Pengendalian Global yang dapat terapkan adalah program Global Health Security Agenda (GHSA), Pemeriksaan kesehatan haji melalui 3 tahap, Penentuan Risti/tidak Risti, Penentuan Istithaah dan penentuan kelaikan terbang.

Peran Kantor Kesehatan Pelabuhan sebagai ujung tombak pencegahan transmisi penyakit menular sangat vital, peran jemaah juga tidak kalah pentingnya dalam pencegahan ancaman penyakit pada pelaksanaan haji dan umrah mulai dari sebelum, selama, dan setelah kembali dari Arab Saudi.

Pengendalian anacaman penyakit potensial wabah mengacu komitmen Global (IHR dan GHSA) dan nasional, Pemberdayaan JH berperan penting meningkatan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit menular.

Rekomendasi :

  1. Perkuat Surveilans Epidemiologi
  2. Tim Sansur jangan dihilangkan
  3. Peningkatan koordinasi dengan pihak kesehatan Arab Saudi terkait penyakit wabah.

(jam's)