KEMENTERIAN KESEHATAN RI

PUSAT KESEHATAN HAJI

Antusiasme Jemaah Haji Jakarta Timur 2020 Melakukan Pengukuran Kebugaran

 Sabtu, 15 Februari 2020
 Puskeshaji

Jakarta, 15 Februari 2020 - Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengadakan Sosialisasi Haji Sehat (SHS) di Kantor Walikota Jakarta Timur, acara ini bekerjasama dengan Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia (FPKHI), acara yang diikuti oleh 150 orang Jemaah Haji yang berasal dari Kotamadya Jakarta Timur, diikuti oleh seluruh Jemaah Haji yang akan berangkat pada tahun 2020 dengan penuh semangat. Setelah pengukuran kebugaran selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan bagi Jemaah Haji. Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Ketua FPKHI Bapak Turiman, S.Kep, Ners. Selanjutnya sambutan oleh pengelola program Kesehatan Haji Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, ibu Cucu, S.Kep.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dan penyuluhan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Bapak Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc. Dalam sambutannya Eka menyampaikan, “Jemaah Haji wajib menjaga kesehatan dan tetap menjaga kebugaran sejak saat ini sampai waktu keberangkatan untuk melaksanakan Ibadah Haji ke Arab Saudi. Selain itu Jemaah Haji dihimbau untuk terus menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik selama di Indonesia maupun di Arab Saudi. Tak lupa pula agar Jemaah Haji terus menjaga pola makan, istirahat yang cukup, hindari kelelahan terutama saat di Arab Saudi, minum air putih setiap 2 jam sekali sebanyak 600 ml, untuk menghindari terjadinya dehidrasi pada Jemaah Haji, terutama saat di Arab Saudi. Selain itu selalu gunakan masker agar terhindar dari penyakit infeksi saluran pernafasan”. Tak lupa pula Eka mengingatkan kepada seluruh Jemaah Haji, “Agar jangan terlalu merisaukan masalah isu hoax yang beredar mengenai Virus COVID 19 (Corona  Virus Disease 19), karena Alhamdulillah virus tersebut tidak sampai ke Arab Saudi. Tetapi tetap menjaga kebersihan diri sendiri dengan selalu mencuci tangan, menggunakan masker, dan hindari berdekatan dengan unta dan tidak meminum susu unta yang belum dimasak atau dipasteurisasi untuk menghindari infeksi MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus).”

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab oleh seluruh Jemaah Haji dengan Kepala Pusat Kesehatan Haji, diskusi dibuka dalam beberapa termin dan berlangsung secara interaktif, selanjutnya Sosialisasi Haji Sehat (SHS) ini  ditutup dengan melakukan foto bersama. (AIR)

Share Berita ini :

   